Berita

Mulyadi Opu Andi Tadampali. (Foto: YouTube Forum Keadilan TV)

Politik

Pembangunan Infrastruktur Era Jokowi Tidak Merata

RABU, 28 JANUARI 2026 | 03:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pembangunan infrastruktur era Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi, yang bertujuan Indonesiasentris, dinilai masif namun belum sepenuhnya merata dan optimal, dengan beberapa target pembangunan tidak tercapai.

Demikian dikatakan Dosen Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Indonesia, (UI) Mulyadi Opu Andi Tadampali saat bertemu Jokowi di Istana Negara pada 2016 silam.

"Saya bersama alumni S3 UI melakukan pertemuan tertutup dengan Jokowi di Istana Negara," kata Mulyadi dalam acara podcast di YouTube Forum Keadilan TV, dikutip Rabu 28 Januari 2026.


Mulyadi mengatakan, pertemuan dengan Jokowi saat itu dilakukan secara tertutup. Menurutnya, para dosen tidak boleh melakukan perekaman.

"Tidak boleh bawa handphone, tidak boleh foto-foto," kata Mulyadi. 

Di depan Jokowi, Mulyadi mengaku menyampaikan bahwa 
pembangunan di Indonesia tidak merata, karena kekuasaan terkonsentrasi di Jakarta. 

"Menteri meresmikan jembatan, foto-foto untuk propaganda, nggak ada hasilnya. Karena kekuasaan tidak diberikan kepada daerah," kata Mulyadi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya