Berita

Peserta Didik Menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: Antara)

Politik

Partisipasi Masyarakat Tentukan Keberhasilan MBG

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 17:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keterbukaan Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap partisipasi publik dalam pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah yang perlu dikawal secara serius agar tujuan program benar-benar tercapai.

Menurut Anggota DPR RI Komisi IX, Netty Prasetiyani, ajakan kepada masyarakat untuk menyampaikan masukan, termasuk melalui dokumentasi menu MBG, menunjukkan adanya kesadaran bahwa program berskala nasional ini memerlukan mekanisme pengawasan yang melibatkan banyak pihak.

“Program MBG menyasar jutaan anak di seluruh Indonesia. Dengan cakupan sebesar itu, pengawasannya tidak bisa bertumpu pada pemerintah pusat atau satu lembaga saja. Partisipasi masyarakat menjadi elemen penting,” ujar Netty, Selasa, 27 Januari 2026.


Ia menekankan bahwa keterbukaan tersebut harus dibarengi dengan sistem tindak lanjut yang jelas dan adil, agar laporan masyarakat benar-benar digunakan untuk perbaikan layanan, bukan sekadar menjadi konsumsi publik tanpa penyelesaian.

Netty juga mengingatkan bahwa kritik dan masukan dari orang tua maupun guru tidak boleh dipersepsikan sebagai gangguan terhadap program. Sebaliknya, hal tersebut harus dipandang sebagai bagian dari upaya memastikan kualitas gizi, keamanan pangan, dan pemenuhan hak anak.

“Anak adalah penerima manfaat utama. Maka, setiap bentuk pengawasan harus berorientasi pada perlindungan anak, bukan justru menimbulkan dampak negatif bagi mereka,” tegasnya.

Lebih lanjut, Netty menilai penguatan kapasitas pelaksana di lapangan, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), menjadi kunci keberhasilan MBG.

“Pelaksana perlu dibekali pemahaman bahwa transparansi, akuntabilitas, dan respons terhadap masukan publik merupakan bagian dari tata kelola program yang baik,” katanya.

“Program ini adalah investasi jangka panjang bangsa. Karena itu, pengawalan kebijakan harus dilakukan secara konsisten, proporsional, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan,” tambah politisi PKS ini.




Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya