Berita

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

DPR Dukung Gagasan Setiap Sekolah Baru Punya Lapangan Bola

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 17:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi X DPR mendukung penuh gagasan Presiden Prabowo Subianto yang ingin agar setiap sekolah baru di Indonesia dilengkapi dengan lapangan sepak bola. 

Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani, kebijakan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat pendidikan karakter, kesehatan, serta pembinaan olahraga sejak usia dini.

“Komisi X memandang gagasan Presiden ini sangat visioner. Sekolah bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga ruang pembinaan fisik, disiplin, kerja sama, dan sportivitas. Kehadiran lapangan sepak bola di setiap sekolah baru akan membuka akses olahraga yang lebih merata bagi anak-anak Indonesia,” ujar Lalu Hadrian kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 27 Januari 2027. 


Menurut Lalu Hadrian, inisiatif tersebut sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat pendidikan jasmani, pengembangan bakat olahraga, serta pembinaan atlet sejak bangku sekolah. 

Gagasan tersebut juga sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional, yang menekankan penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini melalui ekosistem pendidikan.

“Kita sering kekurangan ruang bermain dan berlatih yang layak. Jika sejak awal pembangunan sekolah sudah terintegrasi dengan fasilitas olahraga, maka pembinaan talenta akan jauh lebih sistematis dan berkelanjutan,” katanya.

Ia menambahkan, Komisi X DPR siap mendorong agar kebijakan ini dapat dituangkan dalam perencanaan pendidikan nasional dan sinkron dengan kebijakan pembangunan infrastruktur pendidikan di daerah. 

Menurutnya, sudah sejak lama Komisi X DPR mempertanyakan kelanjutan Inpres tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional tersebut.

“Tentu pelaksanaannya perlu dirancang matang, disesuaikan dengan kondisi lahan dan kemampuan daerah, namun semangatnya harus kita dukung bersama,” tegas Legislator PKB ini.

Mengenai pertemuan Presiden Prabowo dengan Zidane di Davos, bagi Lalu Hadrian, hal itu semakin menunjukkan keseriusan pemerintah membangun ekosistem sepak bola nasional.

“Presiden tidak hanya memikirkan prestasi jangka pendek, tetapi membangun fondasi dari sekolah. Ini sinyal kuat bahwa olahraga, khususnya sepak bola, akan menjadi bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo membicarakan rencana setiap sekolah baru harus ada lapangan bola, saat bertemu legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane, di sela Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, Kamis, 22 Januari 2026. 

Dalam pertemuan selama 45 menit itu, Presiden mendiskusikan berbagai rencana pengembangan sepak bola Indonesia serta keinginannya agar setiap sekolah baru memiliki lapangan sepak bola yang dapat dimanfaatkan siswa dan anak-anak di sekitar sekolah.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya