Berita

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Thomas A.M Djiwandono. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Usai Dilantik, Thomas Tegaskan Komitmen Jaga Independensi Bank Indonesia

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 12:48 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Thomas A.M. Djiwandono menegaskan komitmennya menjaga independensi Bank Indonesia usai resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia dalam rapat paripurna DPR di Gedung DPR, Selasa 27 Januari 2026. 

Thomas menyampaikan bahwa independensi bank sentral tetap menjadi prinsip utama dalam menjalankan tugasnya ke depan.

Dalam pernyataannya kepada awak media usai pelantikan, Thomas juga menyinggung proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang telah ia jalani di Komisi XI DPR.


"Kemarin sudah saya melalui fit and proper, dan saya melewati proses itu dengan baik, mengikuti segala peraturan dan perundangan yang ada," ujarnya.

Ia menegaskan kembali sikap Bank Indonesia yang independen sekaligus mendorong harmonisasi kebijakan ekonomi nasional.

"Saya ingin menyampaikan sekali lagi komitmen saya untuk menjaga independensi bank sentral dan juga, seperti yang saya sampaikan kemarin di proses fit and proper, menyelaraskan kebijakan fiskal dan moneter," tambahnya.

Selain itu, Thomas turut mengapresiasi peran media dalam mengawal proses pelantikannya sebagai Deputi Gubernur BI. Menurutnya, pemberitaan yang objektif penting agar publik memahami konteks kebijakan dan proses kelembagaan yang berjalan.

"Penting juga supaya masyarakat tahu cerita sebenarnya selama ini," ujarnya.

Thomas menutup pernyataannya dengan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pelantikan dan menegaskan kesiapannya menjalankan amanah sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya