Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Tekno

Samsung Segera Produksi Chip HBM4 untuk Dipasok ke Nvidia

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 11:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan teknologi Korea Selatan, Samsung Electronics, berencana mulai memproduksi chip memori generasi terbaru HBM4 (High-Bandwidth Memory) pada bulan depan, yang nantinya akan dipasok ke Nvidia.

Seorang sumber anonim yang mengetahui masalah tersebut mengatakan bahwa Samsung akan mulai memproduksi HBM4 bulan depan, namun menolak mengungkap jumlah chip yang akan dikirim ke Nvidia.

“Samsung berencana memulai produksi HBM4 bulan depan dan memasoknya ke Nvidia,” kata sumber, dikutip dari Reuters, Selasa 27 Januari 2026.


HBM4 merupakan chip memori generasi keenam yang dirancang khusus untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI) dan komputasi berkinerja tinggi (HPC). Chip ini akan menjadi komponen penting bagi akselerator AI Nvidia generasi berikutnya.

Langkah ini menandai upaya Samsung untuk mengejar ketertinggalan dari rival domestiknya, SK Hynix, yang selama ini menjadi pemasok utama chip memori canggih bagi Nvidia. 

Sebelumnya, keterlambatan pasokan chip sempat menekan kinerja keuangan dan harga saham Samsung sepanjang tahun lalu.

Menanggapi laporan ini, saham Samsung naik 2,2 persen pada perdagangan pagi, sementara saham SK Hynix justru turun 2,9 persen.

Samsung sendiri menolak memberikan komentar resmi, sedangkan Nvidia belum memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan.

Sementara itu, harian Korea Economic Daily melaporkan bahwa Samsung telah lulus uji kualifikasi HBM4 untuk Nvidia dan AMD, dan akan mulai mengirimkan chip tersebut ke Nvidia bulan depan. 

Di sisi lain, SK Hynix menyatakan pada Oktober lalu bahwa mereka telah menyelesaikan pembicaraan pasokan HBM dengan pelanggan utama untuk tahun depan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya