Berita

Puncak Harlah 1 Abad NU Digelar di Istora GBK. (Foto: NU Online)

Politik

Presiden Prabowo Diundang Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 10:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menggelar puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 atau satu abad NU melalui rangkaian Istighotsah Kubro dan Rapat Akbar yang dijadwalkan berlangsung di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Kegiatan ini mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”, sebagai refleksi perjalanan panjang NU dalam menjaga nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan sejak didirikan hingga memasuki abad kedua pengabdiannya.

Acara puncak Harlah NU akan dimulai sejak pagi hari, tepatnya pukul 06.00 hingga 12.00 WIB, dan diproyeksikan dihadiri puluhan ribu warga Nahdliyin dari berbagai daerah, para kiai, ulama, tokoh nasional, serta unsur pemerintahan. 


Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, turut diundang untuk hadir dalam momentum bersejarah tersebut.

Peringatan satu abad NU ini juga dimaknai sebagai selamatan 100 tahun Nahdlatul Ulama menurut kalender Masehi. Secara historis, NU didirikan pada 16 Rajab 1344 Hijriah, yang bertepatan dengan 31 Januari 1926.

Melalui Istighotsah Kubro, NU mengajak seluruh elemen bangsa untuk bermunajat, memperkuat spiritualitas, serta memohon keberkahan dan keselamatan bagi Indonesia. 
Sementara Rapat Akbar menjadi ruang konsolidasi kebangsaan, meneguhkan kembali komitmen NU dalam mengawal Indonesia merdeka agar tetap berada di jalur persatuan, keadilan, dan peradaban yang mulia.

Memasuki abad kedua pengabdiannya, NU menegaskan peran strategisnya sebagai kekuatan moral, sosial, dan keagamaan yang terus hadir menjaga tradisi, merawat kebinekaan, serta menjawab tantangan zaman di tingkat nasional maupun global.




Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya