Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa Menguat Terkerek Sektor Finansial dan Tambang

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 07:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa ditutup di zona hijau pada Senin 26 Januari 2026 waktu setempat, dengan indeks STOXX 600 naik 0,2 persen ke level 609,57. 

Penguatan ini didorong oleh optimisme investor menjelang rilis laporan keuangan bank-bank besar serta lonjakan harga komoditas.

Sektor perbankan melonjak 1 persen, menyambut laporan laba Deutsche Bank dan Lloyds. Sementara itu, saham pertambangan melejit 1,6 persen, tertinggi sejak 2008, mengikuti kenaikan tajam harga emas dan perak.


Indeks regional bergerak variatif. DAX Jerman menguat 0,13 persen atau 32,37 poin menjadi 24.933,08. FTSE 100 Inggris juga menguat 0,05 persen atau 5,41 poin ke posisi 10.148,85. Sedangkan CAC Prancis melemah 0,15 persen atau 11,90 poin menjadi 8.131,15.

Saham Puma terkoreksi dari kejatuhan pekan lalu, melambung hingga  16,9 persen. Saham Ryanair dan Danone justru merosot hingga 2,3 persen karena kinerja kuartal III dan isu penarikan produk.

Investor saat ini bersikap waspada menantikan keputusan suku bunga Federal Reserve serta rilis kinerja raksasa teknologi AS, Microsoft dan Apple, untuk memantau monetisasi AI. Di pasar valas, yen menguat tajam terhadap dolar dan euro akibat spekulasi intervensi bank sentral Jepang.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya