Berita

Anies Baswedan menjadi pembicara di acara Rakernas I Partai Gerakan, Jakarta 17 Januari 2026. (Foto: FB Anies Baswedan)

Publika

Partai Anies Ujian Berikutnya bagi PKS

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 06:53 WIB

BUKAN PDIP, Golkar, Gerindra, NasDem, atau PKB, melainkan PKS. PKS lah yang paling terancam dengan berdirinya Partai Anies Baswedan, Partai Gerakan Rakyat.

Buktinya sudah tampak pada Pilkada Serentak 2024 kemarin. Calon yang diusung PKS, terutama dari kader internal, tumbang karena tak mau mencalonkan Anies Baswedan.

Sebutlah yang paling fenomenal di Jakarta dan Depok. Berkali-kali di daerah ini PKS menjadi penentu, tapi karena tak mencalonkan Anies Baswedan, calon yang diusung PKS tumbang.


Padahal sudah dijelaskan panjang lebar. Bukan tak mau mengusung Anies Baswedan, tapi karena PKS tak bisa mengusung calon sendiri, maka realistisnya melepaskan Anies Baswedan.

Perubahan UU Pilkada di detik-detik terakhir masa pencalonan oleh Mahkamah Konstitusi (MK), membuat PKS konsisten dengan keputusan yang sudah dibuat. Ada yang bisa diubah, tapi khusus untuk Jakarta sudah tak bisa lagi. Dan akhirnya, PKS kalah bersama Ridwan Kamil.

Besarnya pengaruh pemilih PKS terhadap Anies Baswedan, tak hanya Pilkada Jakarta saja yang terpengaruh, tapi juga di luar Jakarta seperti Depok. Depok itu sudah seperti kotanya PKS saking tak terkalahkannya PKS di kota itu.

Mungkin karena itu PKS tak banyak berkomentar tentang Partai Anies Baswedan, Partai Gerakan Rakyat, saat baru didirikan. PKS, khusus para kadernya di media sosial, memilih diam. Diam karena sedang mengatur strategi atau memang ada setitik kecemasan juga.

PKS sudah teruji, saat Partai Gelora yang didirikan Anis Matta, tak sedikit pun menggerus suara PKS. Malah, suara PKS terus bertambah secara cukup signifikan.

Tapi perlu dicatat bahwa tak tergerus dan bertambahnya suara PKS, lebih karena pilihan mendukung Anies Baswedan. Sementara Partai Gelora secara berani justru mendukung Prabowo Subianto. PKS jadi enak memungut suara umat tanpa pesaing yang memang mayoritas berkumpul mendukung Anies Baswedan.

Kalau saat ini Anies Baswedan itu sendiri yang bikin partai, bagaimana pula nasib suara PKS pada Pemilu 2029? Lolos dari ujian Anis Matta, apakah PKS bisa lolos dari ujian Anies Baswedan?

Mustahil kiranya PKS akan kut-ikutan mendukung Anies Baswedan bersama Partai Gerakan Rakyat. Itu sama saja menyerahkan suara PKS secara baik-baik kepada Partai Gerakan Rakyat.

Kalau PKS mendukung Prabowo, tidakkah suara PKS akan berkurang ditelan Partai Anies Baswedan? Agaknya PKS harus cepat-cepat turun ke basisnya menjelaskan, kenapa tak lagi bersama Anies Baswedan?

Kelebihan dan kekurangan Anies Baswedan mestinya sudah ada dalam buku saku setiap kader PKS. Kasus anak petinggi PKS yang menyeberang ke PSI, mestinya menjadi kasus pertama dan terakhir kalinya. Begitulah.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya