Berita

Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Djiwandono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin, 26 Januari 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Bisnis

Thomas Djiwandono Ulas Arah Kebijakan Ekonomi di Hadapan DPR

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 17:49 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Komisi XI DPR menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) terakhir dengan calon Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Djiwandono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin, 26 Januari 2026.

Dalam awal pemaparannya, Thomas  menegaskan bahwa pengelolaan kebijakan ekonomi ke depan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri.

"Saya merasa bahwa pengelolaan kebijakan dan pengelola kebijakan saat ini harus bersinergi." kata Thomas, mengawali presentasinya kepada Komisi XI DPR.


Keponakan Presiden Prabowo Subianto ini menilai target pertumbuhan ekonomi yang telah dicanangkan pemerintah dan DPR menjadi sebuah alur besar pembangunan yang harus dijaga konsistensinya. 

Lebih lanjut, mengacu pada pengalamannya di sektor fiskal, Thomas memaparkan konsep jalur kebijakan atau pathway yang menurutnya perlu dirancang melalui koordinasi erat antar-otoritas, termasuk antara kebijakan fiskal dan moneter. 

Thomas juga menyinggung dinamika kondisi global sebagai konteks utama perumusan kebijakan, sebelum masuk ke pembahasan lanjutan mengenai peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas sekaligus mendukung agenda pertumbuhan ekonomi nasional.

RDPU yang dipimpin Ketua Komisi XI DPR Muhammad Misbakhun ini menjadi akhir dari rangkaian uji kelayakan DPR terhadap tiga calon Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Sedangkan proses seleksi dua calon lain, Solikin M. Juhro dan Dicky Kartikoyono telah dilakukan pada Jumat, 23 Januari dan Senin, 26 Januari 2026.

Penetapan hasil fit and proper test ditargetkan selesai di hari ini setelah RDPU terakhir diselenggarakan.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya