Berita

Mantan Wamenaker, Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel di ruang persidangan (RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

Noel Ebenezer Bocorkan Clue Parpol Terlibat Kasus Pemerasan Sertifikasi K3

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 15:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel, memberikan petunjuk terkait nama partai politik (parpol) yang diduga terlibat dalam orkestrasi perkara yang menjeratnya.

Hal itu diungkapkan Noel saat persidangan lanjutan kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Sidang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin, 26 Januari 2026.

“Tadi kan sudah ada huruf K-nya. Saya nggak mau bilang ada di parlemen atau tidak,” kata Noel kepada wartawan. Ia tidak merinci lebih jauh nama parpol yang dimaksud.


Terkait organisasi masyarakat (ormas) yang diduga terlibat, Noel hanya menyebutkan bahwa ormas tersebut bukan berbasis agama. 

“Yang penting cluenya sudah saya berikan: ormas bukan berbasis agama dan partainya ada huruf K,” pungkas Noel.

Pada sidang perdana, 19 Januari 2026, Noel telah menyebut adanya parpol dan ormas yang ikut bermain dalam kasusnya. “Harapannya sih bebas, tapi ketika kami sudah diorkestrasi sebagai gembong koruptor, harus diakui ada satu partai dan satu ormas yang terlibat langsung dalam permainan ini,” kata Noel.

Noel didakwa menerima gratifikasi berupa uang sebesar Rp3,365 miliar dan satu unit sepeda motor Ducati Scrambler warna biru dongker. Uang dan motor diterima dari ASN Kemnaker dan pihak swasta.

Pada Desember 2024, Noel menerima Rp2,93 miliar dari Irvian Bobby Mahendro melalui sopirnya, Gilang Ramadhan, yang diserahkan kepada anak Noel, Divian Ariq. Kemudian pada Januari 2025 Noel menerima motor Ducati di rumahnya di Depok dari Irvian Bobby. Pihak swasta lain juga menyerahkan uang mulai Rp25 juta hingga Rp435 juta melalui transfer bank.

Selain gratifikasi, Noel bersama beberapa ASN Kemnaker diduga memeras pemohon sertifikasi K3, total uang mencapai Rp6,52 miliar. 

Dalam kasus ini, Noel dan rekan-rekannya diduga mengambil keuntungan pribadi maupun orang lain. Para pemohon sertifikasi/lisensi K3 yang diduga dipaksa membayar antara lain Fanny Fania, Fransisca Xaveriana, Grhadini Lukitasari, Intan Fitria, Muhammad Deny, Nicken Ayu, dan lainnya. 

Total uang yang diperas mencapai Rp6,522 miliar.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya