Berita

Ilustrasi emas. (Foto: Shutterstock)

Bisnis

Emas Melonjak: Antam Diprediksi Tembus Rp3,5 Juta per Gram

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 15:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga emas dunia mencetak rekor tertinggi di atas USD5.000 per troy ons, tepatnya 5.082,44 Dolar AS atau sekitar Rp83,9 juta per ons, pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026.

Mengacu pada data Bloomberg, harga emas spot menguat 1,90 persen. Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman Februari naik 1,02 persen menjadi 5.029 Dolar AS per troy ons.

Kenaikan ini melanjutkan tren positif emas sejak awal tahun. Secara year-to-date (ytd), harga emas telah melonjak lebih dari 17 persen, setelah mencatat kenaikan hingga 64 persen sepanjang 2025.


Pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi menilai tren penguatan emas masih akan berlanjut sepanjang 2026. Ia memprediksi harga emas dunia berpotensi menembus level lebih tinggi, yang berdampak langsung pada harga emas Logam Mulia di Indonesia.

“Saya merevisi proyeksi harga emas dunia maupun logam mulia menjadi 5.500 Dolar AS per ons dan Rp3.500.000 per gram pada tahun 2026,” ujar Ibrahim kepada RMOL.

Terbaru, harga emas Antam hari ini mencetak rekor di level Rp2.917.000 per gram, naik Rp30.000 dibanding perdagangan sebelumnya. Prediksi akhir pekan ini, harga emas bisa menembus Rp3 juta per gram.

Meski demikian, Ibrahim memperingatkan adanya risiko sentimen negatif. Jika terjadi koreksi, harga emas diperkirakan hanya turun ke kisaran Rp2,75-2,85 juta per gram.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya