Berita

Talkshow Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), yang dirangkai dengan Focus Group Discussion (FGD), di Jakarta, Senin, 26 Januari 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

IAGI Motori Pembahasan Rancangan Pembangunan Ramah Wilayah Rawan Bencana

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 12:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Risiko bencana di Indonesia yang berkaitan erat dengan tingginya kerentanan geologi dan hidrometeorologi menjadi pokok bahasan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta Pusat, Senin, 26 Januari 2026.

Dalam pidato pembukaan, Ketua IAGI Budi Santoso menjelaskan bahwa rangkaian peristiwa banjir bandang dan longsor yang terjadi belakangan ini menunjukkan kompleksitas multi-bencana yang dihadapi Indonesia.

“Masalah utama bukan ketiadaan data atau institusi, melainkan lemahnya integrasi risiko geosains dalam pengambilan keputusan pembangunan,” ujarnya.


Budi menuturkan, keputusan pembangunan, mulai dari tata ruang, perizinan, hingga standar infrastruktur, seharusnya berbasis pada pemahaman risiko kebencanaan, khususnya di tengah meningkatnya ancaman bencana hidrometeorologi.

“IAGI bersama kalangan akademisi mendorong pemerintah untuk menempatkan geosains sebagai landasan pengambilan keputusan, terutama dalam mitigasi wilayah rawan dan penilaian kebencanaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, paradigma pembangunan perlu bergeser dari pendekatan yang cenderung reaktif menjadi *decision governance* berbasis geosains, agar setiap kebijakan publik bersifat kredibel, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Karena itu, IAGI menggelar talkshow dan FGD bertajuk *Geoscience-Based Decision Governance: Menempatkan Geosains sebagai Landasan Keputusan yang Aman dan Dapat Dipertanggungjawabkan untuk Ketahanan Infrastruktur Nasional dan Mitigasi Wilayah Rawan*,” kata Budi.

Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang diskusi terbuka bagi para pakar geosains, akademisi, dan pemangku kepentingan untuk memperkuat peran geosains sebagai dasar kebijakan mitigasi bencana dan ketahanan infrastruktur nasional.

Adapun narasumber yang hadir dalam talkshow tersebut antara lain Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Dr. P. Hadi Wijaya, S.T., M.T.; Kepala BMKG periode 2017-2025 sekaligus Guru Besar Teknik Geologi dan Lingkungan UGM Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D.; Associate Professor bidang Geologi Teknik ITB dan Dewan Pengawas IAGI Dr. Eng. Imam Achmad Sadisun, S.T., M.T.; serta Ketua Pengurus Daerah IAGI Sumatera Barat Dian Hadiyansyah, S.T., M.T.

Melalui talkshow dan FGD ini, IAGI menargetkan inisiasi standar audit geoteknik atau saintifik, serta penyusunan policy brief dan fact sheet sebagai bahan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Kejagung Sita Dokumen hingga BBE Usai Geledah Kantor Ombudsman

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:06

Menkop Dorong Penerima Bansos Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:04

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulawesi Selatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:54

Rupiah Melemah ke Rp17 Ribu, Pemerintah Minta Publik Tak Khawatir

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:44

Dua Mantan Ketua MK Diundang DPR Bahas Isu Revisi UU Pemilu

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:39

Sahroni Dukung Pesan Prabowo agar Rakyat Tidak Kaget

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:32

Japto Soerjosoemarno Tuding Wartawan Tukang Goreng Berita

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:17

Sahroni Auto Debet Gaji ke Kitabisa hingga Akhir Masa Jabatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:11

Retreat Kepala Daerah Dipertanyakan Usai Maraknya OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:09

Arogansi Trump Ancam Tatanan Dunia yang Adil

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:01

Selengkapnya