Berita

Anggota Komisi IV DPR RI, Fraksi Nasdem, Arif Rahman (Foto: Dokumen Fraksi Nasdem)

Politik

Legislator NasDem: Potensi Perikanan Pandeglang Bisa Topang Program MBG

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 10:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kabupaten Pandeglang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sentra budidaya ikan air tawar. 

Potensi tersebut dapat menjadi penunjang program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus menopang kebutuhan ikan di wilayah Jakarta yang tergolong tinggi.

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Arif Rahman, menilai potensi perikanan di Pandeglang perlu mendapat perhatian khusus dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Menurutnya, kondisi air yang baik serta ketersediaan lahan menjadikan wilayah tersebut sangat ideal untuk pengembangan budidaya ikan.


“Pandeglang ini potensinya memang harus menjadi perhatian khusus KKP. Kualitas airnya bagus dan wilayahnya banyak yang bisa dimanfaatkan. Ini potensi besar yang ke depan bisa menopang program MBG,” kata Arif kepada wartawan, Senin, 26 Januari 2026.

Legislator dari Daerah Pemilihan Banten I itu menjelaskan, apabila budidaya ikan nila dan lele dapat dimaksimalkan, Pandeglang tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan daerah sendiri, tetapi juga berkontribusi sebagai daerah penyangga kebutuhan ikan untuk Jakarta.

“Kebutuhan ikan di Jakarta cukup besar. Jika budidaya di Pandeglang dimaksimalkan, tentu bisa menjadi penunjang,” ujarnya.

Arif pun menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah daerah agar budidaya ikan air tawar di Pandeglang dapat berkembang menjadi sentra nasional.

“Kami pasti mendukung program pemerintah provinsi, kabupaten, dan masyarakatnya, supaya budidaya ikan nila dan lele di sini bisa menjadi sentra dan mendapat perhatian khusus dari pemerintah ke depan,” pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya