Berita

Badai salju parah melanda Amerika Serikat (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube CNBC TV)

Dunia

Amerika Darurat Cuaca Ekstrem, Jutaan Warga Terdampak Pemadaman Listrik

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 09:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badai musim dingin besar melanda Amerika Serikat (AS) pada Minggu, 25 Januari 2026, waktu setempat, menyebabkan lebih dari 1 juta pelanggan listrik padam dan lebih dari 10.000 penerbangan dibatalkan. 

Cuaca ekstrem berupa salju tebal, hujan es, dan hujan beku melumpuhkan sekitar dua pertiga wilayah timur dan selatan AS, dengan dampak terparah di Tennessee, Mississippi, dan Louisiana.

Gangguan besar juga terjadi di sektor penerbangan. Bandara Nasional Ronald Reagan di Washington, DC membatalkan seluruh penerbangan, sementara bandara di New York, Philadelphia, dan Charlotte membatalkan lebih dari 80 persen jadwal. Maskapai Delta Air Lines memberlakukan jadwal terbatas dan mengerahkan tim khusus untuk penghilangan es pesawat.


Pemerintah federal dan negara bagian menetapkan status darurat luas. Presiden Donald Trump menyebut badai ini sebagai kejadian “bersejarah”, dengan 12 negara bagian mendapat deklarasi darurat federal dan total 17 negara bagian plus Washington DC menetapkan status darurat cuaca.

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem memperingatkan risiko berkepanjangan pada jaringan listrik. “Situasi badai ini cukup unik karena suhu dingin akan bertahan lama. Es yang menempel akan membuat kabel listrik tetap berat, bahkan jika belum langsung roboh," ujarnya, dikutip dari Reuters, Senin 26 Januari 2026.

Departemen Energi AS kemudian mengeluarkan perintah darurat agar operator jaringan listrik dapat memakai sumber daya cadangan untuk mencegah pemadaman yang lebih luas.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya