Berita

Mantan Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Jokowi Ketakutan Jika Kasus Ijazah sampai Disidangkan

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 04:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Belakangan ada semacam ‘sayembara Solo’ kepada seluruh pendukung Joko Widodo alias Jokowi. Siapa saja yang bisa membawa para pejuang ijazah palsu sowan ke Solo dan berdamai dengan Jokowi akan mendapatkan upeti besar.

Hal ini dikatakan Koordinator Non Litigasi Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi dan Aktivis, Ahmad Khozinudin melalui keterangan tertulis, dikutip Senin 26 Januari 2026.

Pejuang ijazah palsu yang dimaksud adalah Kurnia Tri Rohyani, M. Rizal Fadillah, Rustam Effendi, Roy Suryo, Tifauziah Tyassuma alias dr. Tifa, dan Rismon Hasiholan Sianipar.


"Motifnya hanya satu. Jokowi menghindari pengadilan karena takut bersidang. Tujuannya juga hanya satu, merestorasi ijazah yang palsu seolah olah menjadi asli hanya dengan narasi perdamaian," kata Khozinudin.

Padahal, menurut Khozinudin, ijazah palsu tidak bisa direstorasi dengan perdamaian menjadi asli. 

"Ijazah palsu harus diadili untuk dipertanggungjawabkan kepada seluruh rakyat Indonesia," kata Khozinudin.

Khozinudin mengaku bersyukur Roy Suryo dan lima tersangka lainnya, tetap teguh, serta berdiri kokoh melanjutkan perjuangan.

"Mereka tak tergiur dengan berbagai tawaran juga tak takut dengan ancaman," kata Khozinudin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya