Berita

Aksi Alex Honnold di gedung Taipei 101 (Foto: BBC)

Dunia

Alex Honnold Panjat Gedung Taipei 101 Tanpa Alat Pengaman

MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 16:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemanjat ekstrem asal Amerika Serikat, Alex Honnold, kembali mencuri perhatian dunia setelah berhasil memanjat gedung pencakar langit Taipei 101 di Taiwan tanpa menggunakan tali, harness, maupun alat pengaman apa pun. 

Gedung setinggi 508 meter dengan 101 lantai tersebut dikenal sebagai salah satu ikon arsitektur Taiwan.

Aksi berbahaya yang dilakukan Honnold di ibu kota Taipei dan disiarkan secara langsung melalui Netflix hari Minggu, 25 Januari 2026.


Pendakian semula dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 24 Januari 2026, namun harus ditunda akibat cuaca basah yang dinilai berisiko. 

Honnold menyelesaikan pemanjatan dalam waktu 1 jam 31 menit. Setibanya di puncak gedung, ia merayakan pencapaiannya dengan satu kata singkat: “Sick.”

Catatan waktu tersebut jauh lebih cepat dibandingkan pendaki lain yang pernah menaklukkan gedung yang sama. Pemanjat asal Prancis Alain Robert, yang dikenal dengan julukan “Spiderman”, memanjat Taipei 101 dalam waktu sekitar empat jam dan menggunakan tali serta harness.

Wakil Presiden Taiwan, Hsiao Bi-khim, turut memberikan ucapan selamat melalui platform X. 

"Saya akui saya mungkin juga akan merasa mual, bahkan nyaris tidak sanggup menonton," ujarnya, seperti dimuat BBC.

Di puncak gedung, Honnold disambut oleh istrinya yang sejak awal mengaku khawatir dengan kondisi angin kencang dan panas selama pendakian. Selain faktor cuaca, gangguan lain juga sempat muncul saat ia berada di ketinggian.

Ketika mencapai lantai 89, sejumlah penggemar terlihat bersorak dan melambaikan tangan dari balik jendela gedung, berhadapan langsung dengan Honnold yang tengah bergelantungan di dinding luar. 

Momen tersebut dibagikan oleh Honnold dan Netflix melalui Instagram, memperlihatkan sang pemanjat tetap tenang dan melanjutkan aksinya tanpa ragu.

Alex Honnold dikenal luas sebagai tokoh free solo climbing, disiplin panjat tebing tanpa alat pengaman. Ia sebelumnya mencetak sejarah sebagai orang pertama yang memanjat tebing granit vertikal El Capitan di Taman Nasional Yosemite tanpa tali. 

Kisah pendakian tersebut diabadikan dalam film dokumenter Free Solo, yang memenangkan Academy Award.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya