Berita

Kolaborasi Unusia, Bursa Efek Indonesia (IDX), dan PT BNI Sekuritas dalam membetuk Galeri Investasi. (Foto: Dokumentasi Unusia)

Bisnis

Galeri Investasi FEB Unusia jadi Wadah Mahasiswa Melek Pasar Modal

MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 00:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) bersiap mendirikan Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (GI BEI) sebagai langkah strategis dalam memperkuat literasi pasar modal di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar. 

Pendirian galeri investasi ini merupakan hasil sinergi antara Unusia, Bursa Efek Indonesia (IDX), dan PT BNI Sekuritas sebagai mitra perusahaan efek.

Dekan FEB Unusia, Dr. Mohammad Zuhdi, M.A, menegaskan bahwa galeri investasi akan menjadi instrumen penting dalam transformasi pembelajaran ekonomi dan bisnis. 


“Galeri investasi bukan hanya fasilitas pendukung akademik, tetapi ruang pembelajaran aplikatif yang menyiapkan mahasiswa agar melek pasar modal, beretika, dan bertanggung jawab,” ujar Zuhdi dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 24 Januari 2026.

Dukungan kelembagaan juga ditegaskan Wakil Rektor II Unusia Dr. Fira Mubayyina, M.H., yang menilai pendirian GI BEI selaras dengan penguatan tata kelola dan pengembangan institusi. 

“Universitas mendukung penuh pendirian Galeri Investasi sebagai bagian dari penguatan ekosistem tridarma, khususnya dalam pengelolaan sumber daya, kemitraan strategis, dan peningkatan daya saing lulusan,” jelas Fira.

Dari pihak Bursa Efek Indonesia, Senior Officer Regional Development 3 IDX, Hendra Pamungkas Jovianto menyampaikan bahwa Galeri Investasi BEI memiliki peran vital dalam membangun ekosistem pasar modal yang berkelanjutan. 

“GI BEI menjadi sarana resmi edukasi pasar modal, sekaligus wadah kolaborasi antara perguruan tinggi, BEI, dan perusahaan sekuritas,” ucap Hendra.

Sementara itu, Head of Partnership, Collaboration & Synergy PT BNI Sekuritas Firda Yosep, menekankan pentingnya akses investasi yang aman dan teredukasi. 

“Kami berkomitmen mendukung GI BEI Unusia sebagai pusat edukasi investasi, pendampingan pembukaan rekening efek, serta penguatan literasi keuangan mahasiswa,” ungkapnya.

Dari sisi keilmuan, Kaprodi Ekonomi Syariah, Asiroch Yulia Agustina, menyoroti peran Galeri Investasi dalam pengembangan pasar modal syariah. 

“Ini menjadi ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai investasi syariah yang adil, transparan, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Senada, Kaprodi Akuntansi Unusia, Dr. Muhammad Aras Prabowo, menyatakan bahwa GI BEI akan memperkuat kompetensi mahasiswa.

“Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi memahami praktik pasar modal sebagai bagian dari tata kelola keuangan yang sehat dan berintegritas,” tegasnya.

Melalui pendirian Galeri Investasi BEI ini, FEB UNUSIA diharapkan tampil sebagai pusat literasi pasar modal yang inklusif, edukatif, dan berorientasi masa depan.


Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya