Berita

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono bersama Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof. Heri Hermansyah. (Foto: Humas UI)

Nusantara

AHY Gandeng UI Perkuat Infrastruktur Nasional

SABTU, 24 JANUARI 2026 | 03:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pembangunan infrastruktur nasional tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan fisik, tetapi harus ditopang oleh riset, pengetahuan, dan kolaborasi lintas sektor.

Hal ini disampaikan Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam pertemuan dengan Pimpinan Universitas Indonesia (UI) di Kantor Kemenko IPK, Jakarta Pusat.

“Untuk itu, penguatan sumber daya manusia, khususnya di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM), diperlukan sebagai fondasi utama pembangunan infrastruktur di masa depan,” kata AHY melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat 23 Januari 2026.


Sejalan dengan pandangan tersebut, Rektor UI, Prof.  Heri Hermansyah menegaskan komitmen UI untuk berperan lebih aktif sebagai mitra strategis pemerintah melalui kolaborasi riset dan inovasi yang berdampak bagi pembangunan nasional. 

Menurutnya, UI terus mengoptimalkan sumber daya manusia dan aset universitas untuk mendukung peran tersebut.

“Sekitar 700 profesor serta ribuan tenaga ahli dan tenaga medis UI terlibat aktif dalam riset inovasi, pengabdian masyarakat, konsultansi, pelatihan, hingga pengujian laboratorium yang memberikan solusi konkret bagi berbagai persoalan pembangunan,” kata Heri.

Selain itu, dari sisi pengelolaan aset dan infrastruktur, UI mendorong pemanfaatan lahan secara produktif dan terintegrasi dengan pengembangan wilayah. 

Sejumlah inisiatif yang disampaikan antara lain pembukaan akses exit tol kawasan UI, pengembangan kawasan sekitar Stasiun Pondok Cina dan Stasiun UI, pembangunan international housing, serta pengembangan connectivity hub yang terintegrasi dengan transportasi publik dan layanan bus listrik di lingkungan kampus.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya