Berita

Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menyalurkan bantuan peralatan sekolah untuk sekolah terdampak bencana di Aceh. (Foto: Dok. Kementerian Imipas)

Politik

Abdullah Rasyid Ungkap Kondisi Aceh-Sumatera Belum Sepenuhnya Pulih

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 18:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid melakukan monitoring langsung ke lapangan sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak banjir Aceh dan Sumatera.

Kunjungan langsung ke lokasi dilakukan karena hingga kini dampak bencana banjir dan longsor di Aceh dan Sumatera Utara masih menyisakan dampak serius bagi masyarakat, mulai dari keterbatasan akses hingga air bersih yang sulit didapat masyarakat.

“Bencana ini belum sepenuhnya berakhir. Banyak warga masih bertahan dalam kondisi darurat. Negara harus hadir, memastikan masyarakat tidak berjuang sendiri menghadapi situasi ini,” ujar Abdullah Rasyid di sela penyaluran bantuan di Aceh, Kamis, 22 Januari 2026.


Selain meninjau langsung kondisi warga, ia juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar di tengah keterbatasan akses dan kondisi wilayah yang masih rawan.

Ia menegaskan, bantuan yang disalurkan tidak hanya difokuskan pada kebutuhan darurat seperti bahan pangan dan logistik, tetapi juga sebagai langkah awal untuk mendukung percepatan pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.

Menurutnya, perhatian pemerintah sangat dibutuhkan, tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi juga pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi.

"Sinergi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat menjadi kunci dalam penanganan bencana yang berkelanjutan," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya