Berita

Wakil Ketua Komisi VII DPR Fraksi Partai Gerindra, Rahayu Saraswati. (Foto: RMOL/ Faisal Aristama)

Politik

Kunjungan Prabowo ke Davos Diharap Kirim Sinyal RI Terbuka untuk Investasi

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 16:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rangkaian kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto ke Inggris hingga menghadiri World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, direspons Wakil Ketua Komisi VII DPR Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Sara, sapaan akrab Rahayu Saraswati, berharap kunjungan tersebut mampu mengirimkan sinyal kuat kepada dunia internasional, khususnya dalam konteks ekonomi global.

“Kita berharap bahwa Pak Presiden bisa mewakili Indonesia untuk memastikan adanya sinyal yang jelas, terutama karena kalau kita bicara Davos konteksnya kan ekonomi,” kata Sara kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis 22 Januari 2026.


Sara meyakini Presiden Prabowo secara konsisten membawa pesan tersebut dalam setiap pertemuan internasional. Termasuk saat kunjungan ke Inggris yang membuka peluang kerja sama di bidang akademik.

“Jadi istilahnya bagaimana kita bisa bekerja sama menghadirkan ilmuwan-ilmuwan luar biasa dari perguruan tinggi terbaik dunia yang ada di Inggris untuk bisa meningkatkan SDM di Indonesia tentunya, membukakan peluang dan membukakan wawasan,” kata keponakan Presiden Prabowo ini.

Menurut Sara, penguatan kerja sama pendidikan dan riset internasional merupakan sinyal positif bahwa Indonesia serius meningkatkan daya saing sumber daya manusia di tingkat global.

“Ini tentunya akan menjadi sinyal baik juga bahwa Indonesia terus meningkatkan SDM kita supaya bisa punya berdaya saing internasional,” pungkas Sara.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya