Berita

Rapat Kerja bersama Menteri Haji dan Umrah serta Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala Badan Pelaksana dan Ketua Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Komisi VIII DPR. (Foto: Tangkapan layar YouTube DPR)

Politik

Menhaj Tuntut Petugas Haji 2026 Profesional dan Disiplin

RABU, 21 JANUARI 2026 | 13:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Haji dan Umrah (Menhaj) telah menyiapkan para calon petugas haji 2026 melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) dengan pendekatan semi-militer. 

Hal ini dilakukan untuk membentuk petugas yang profesional, disiplin, dan siap menghadapi tantangan pelayanan jemaah haji di Tanah Suci.

Demikian diungkapkan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan atau Gus Irfan dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VIII DPR pada Rabu, 21 Januari 2026.


"Kita membutuhkan mereka siap secara fisik, siap secara disiplin, dan juga kita memerlukan pemahaman medan bagi para calon petugas haji kita,” ungkap Gus Irfan.

Gus Irfan menjelaskan, pembinaan petugas haji tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga penguatan sumber daya manusia (SDM), kolaborasi lintas sektor, serta peningkatan kompetensi pelayanan jemaah di Arab Saudi.

“Petugas haji harus profesional dalam melayani jemaah. Itu meliputi pembinaan SDM, kolaborasi lintas sektor, dan penguatan kompetensi pelayanan di Tanah Suci,” kata Gus Irfan.

Gus Irfan mengungkapkan, Kementerian Haji dan Umrah juga telah melaksanakan Training of Trainer (ToT) bagi fasilitator Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH embarkasi. 

Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, pada 5 hingga 8 Januari 2026, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Saat ini, Kemenhaj juga tengah menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan PPIH Arab Saudi yang diikuti oleh 1.636 calon petugas haji. Diklat tersebut dilaksanakan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Pelatihan ini dirancang dalam dua tahap dengan metode semi militer. Tahap pertama berupa sesi luring yang berlangsung pada 10 hingga 30 Januari 2026, kemudian dilanjutkan dengan sesi daring pada 2 hingga 8 Februari 2026.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya