Berita

Bupati Pati Sudewo (rompi oranye) digiring petugas KPK menuju Rutan untuk menjalani penahanan usai ditetapkan tersangka. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

Penangkapan Kader Gerindra Bukti Pemberantasan Korupsi Tanpa Pandang Bulu

RABU, 21 JANUARI 2026 | 09:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menindak praktik korupsi di tingkat daerah dinilai patut diapresiasi. Langkah tegas lembaga antirasuah tersebut dianggap sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

Peneliti Politika Research & Consulting, Nurul Fatta, menilai penindakan terhadap kepala daerah menunjukkan bahwa penegakan hukum masih berjalan, meskipun korupsi di daerah terus berulang.

“Penindakan terhadap kepala daerah tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya komitmen untuk memperkuat pemberantasan korupsi dan tata kelola pemerintahan yang bersih,” ujar Fatta kepada RMOL, Rabu, 21 Januari 2026.


Meski demikian, ia mengingatkan bahwa penindakan semata tidak cukup. Tantangan utama pemerintah ke depan justru terletak pada pembangunan ekosistem pencegahan korupsi yang kuat dan berkelanjutan di daerah.

“Tanpa perbaikan struktural, mulai dari sistem insentif kepala daerah yang adil dan berbasis kinerja, reformasi birokrasi daerah, mekanisme audit yang kuat dan independen, hingga transparansi serta akuntabilitas anggaran, kasus korupsi kepala daerah akan terus berulang,” tegasnya.

Menurut Fatta, maraknya kembali kasus korupsi kepala daerah menjadi indikator lemahnya komitmen politik dalam menjalankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

“Sebab bagi saya ini berulangnya kasus korupsi atau apapun praktik yang merugikan rakyat yang dilakukan kepala daerah menunjukkan lemahnya political will dalam menerapkan prinsip good governance,” katanya.

Ia juga menyoroti penangkapan Bupati Pati, Sadewo, yang merupakan kader Partai Gerindra. Kasus ini, menurutnya, menjadi pesan politik penting bahwa pemberantasan korupsi tidak dilakukan secara tebang pilih.

“Kasus Bupati Pati, Sadewo, yang juga merupakan kader Partai Gerindra dan ditangkap KPK, menunjukkan bahwa komitmen pemberantasan korupsi dijalankan tanpa pandang bulu,” jelas Fatta.

Secara politik, lanjutnya, langkah tersebut mengirimkan sinyal kuat bahwa partai penguasa maupun Presiden tidak memberikan perlindungan terhadap kader yang terlibat praktik koruptif.

“Jika komitmen ini tidak benar-benar dijalankan, sangat mungkin kekuasaan yang dimiliki Gerindra digunakan untuk melindungi kader sendiri, namun hal itu tidak terjadi,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya