Berita

Muhammad Said Didu. (Foto: YouTube Forum Keadilan TV)

Politik

Said Didu: Hampir Semua Partai Sudah di Tangan Oligarki

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 05:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menyatakan bahwa oligarki yang mencengkeram bangsa dan negara Indonesia saat ini sudah sangat masif.

Menurut dia, negara saat ini sudah tidak memiliki kedaulatan akibat dirampas oleh oligarki. Terutama kedaulatan politik yang terlihat pada peran partai baik di level eksekutif maupun legislatif.

“Kita tahulah hampir semua partai politik Itu sudah di tangan oligarki. Hampir semua. Kita masih ingat persis, hampir semua ketua partai saat itu pada saat Meikarta dibangun datang ke sana kan? Menjadi bagian pemasaran Meikarta,” ucap Said Didu pada podcast Madilog bersama Indra J Piliang dikutip redaksi dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, Selasa, 20 Januari 2026. 


Lanjut dia, contoh lainnya ialah ketika menggolkan Undang-undang Cipta Kerja yang jelas-jelas isinya merugikan rakyat.

“Puncak daripada bahwa partai politik sudah diambil oleh oligarki adalah Undang-undang Cipta Kerja. Itu kan kompak seluruh partai sepakat dengan Undang-undang Cipta Kerja,” ungkapnya.

Said Didu lantas menegaskan bahwa hal itu merupakan suatu bentuk kudeta terhadap kedaulatan rakyat.

“Jadi saya katakan Undang-undang Cipta Kerja adalah undang-undang yang mengkudeta kekuatan, kedaulatan ekonomi rakyat ke oligarki. Dan kita masih ingat semua, siapa yang mensponsorinya,” tandas Said Didu.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya