Berita

Ribuan warga Denmark dan Greeand melakukan aksi demonstrasi. (Foto: Reuters)

Dunia

Ribuan Warga Denmark Tolak Rencana Trump Kuasai Greenland

MINGGU, 18 JANUARI 2026 | 00:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ribuan warga Denmark turun ke jalan di ibu kota Kopenhagen untuk memprotes rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengambilalih Greenland, wilayah otonom Denmark yang kaya sumber daya mineral.

Aksi massa ini digelar pada Sabtu 17 Januari 2026, bertepatan dengan kunjungan delegasi bipartisan Kongres AS ke Kopenhagen. Selain itu protes juga dilakukan sehari setelah Trump memperingatkan bahwa ia akan mengenakan tarif terhadap negara-negara yang menentang rencananya mengambil alih Greenland.

Pernyataan tersebut memicu kemarahan di Denmark sekaligus kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Arktik.


Para demonstran mengibarkan bendera Denmark dan Greenland dengan membentuk lautan merah-putih di depan balai kota Kopenhagen. Mereka meneriakkan “Kalaallit Nunaat!”, sebutan Greenland dalam bahasa setempat. 

Aksi serupa digelar oleh asosiasi warga Greenland di sejumlah kota lain, termasuk Aarhus, Aalborg, Odense, hingga Nuuk, ibu kota Greenland.

“Tujuannya adalah untuk mengirimkan pesan yang jelas tentang penghormatan terhadap demokrasi dan hak asasi manusia fundamental Greenland,” kata Uagut, asosiasi warga Greenland di Denmark, melalui pernyataan di situs resminya.

Di Nuuk, demonstrasi dikabarkan berlangsung pukul 16.00 waktu setempat dengan rute menuju konsulat AS. Penyelenggara menyebut aksi tersebut sebagai protes atas “rencana ilegal” Amerika Serikat untuk mengambil alih kendali Greenland. 

Ketua Uagut, Julie Rademacher, menilai wacana Trump telah menekan warga Greenland, baik yang tinggal di Greenland maupun Denmark

“Peristiwa baru-baru ini telah menekan Greenland dan warga Greenland di Greenland dan Denmark,” ujarnya kepada AFP.

“Ketika ketegangan meningkat dan orang-orang panik, kita berisiko menciptakan lebih banyak masalah daripada solusi bagi diri kita sendiri dan satu sama lain. Kami menyerukan kepada warga Greenland di Greenland dan Denmark untuk bersatu,” lanjutnya.

Selain itu, demonstran juga menuntut penghormatan terhadap hak negaranya untuk menentukan nasib sendiri, dan mendesak penghormatan hukum internasional.

“Kami menuntut penghormatan terhadap hukum internasional dan prinsip-prinsip hukum internasional. Ini bukan hanya perjuangan kami, ini adalah perjuangan yang menyangkut seluruh dunia,” kata demonstran.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya