Berita

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. (Foto: tangkapan layar YouTube)

Politik

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

SABTU, 17 JANUARI 2026 | 22:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memonitor perkembangan pesawat ATR 42-500 yang dinyatakan hilang kontak.  

Pesawat yang sedang dalam pencarian tersebut adalah jenis pesawat ATR 42-500 yang dioperasikan oleh PT IAT.

“Dari update terakhir, dari Kepala Kantor SAR Makassar, pada tanggal 17 Januari 2026 pukul 19.20 WIB, status pesawat, kru dan penumpang sedang dilakukan search and rescue oleh tim SAR gabungan,” ungkap Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat jumpa pers pada Sabtu malam, 17 Januari 2026.


KKP, lanjut Trenggono, hingga saat ini terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memantau perkembangan proses pencarian. 

“Terkait hal pencarian dan penyebab insiden kami serahkan ke seluruhnya kepada basarnas, KNKT dan kementerian perhubungan,” tukasnya.

Adapun, di dalam pesawat terdapat tim air surveillance dari Direktorat Jenderal PSDKP KKP sebanyak tiga orang.

Ketiganya adalah Ferry Irawan, Analis Kapal Pengawas berpangkat Penata Muda Tingkat I; Deden Mulyana, Pengelola Barang Milik Negara dengan pangkat Pranata Muda Tingkat I; serta Yoga Naufal yang bertugas sebagai Operator Foto Udara.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya