Berita

Ilustrasi

Politik

Soal Pilkada, Prabowo Harus Dengar Suara Rakyat

SABTU, 17 JANUARI 2026 | 16:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Prabowo Subianto diharapkan mendengar suara rakyat terkait mekanisme pelaksanaan Pilkada. 

Pasalnya, hasil jajak pendapat Litbang Kompas menunjukkan, mayoritas (77,3 %) responden menghendaki pilkada langsung.

Hasil senada juga ditunjukkan oleh survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA dan Populi Center, yaitu mayoritas publik menolak pilkada melalui DPRD.


“Dari hasil tiga lembaga survei itu jelas publik menginginkan pilkada secara langsung. Hal ini tentunya bertolak belakang dengan usulan Golkar yang menginginkan Pilkada melalui DPRD,” kata Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga kepada RMOL, Sabtu, 17 Januari 2026.

Atas dasar itu, Jamiluddin menilai layak dipertanyakan apa dasar partai politik mengusulkan pilkada melalui DPRD.

Terlebih, kata dia, Presiden Prabowo selalu menyatakan keberpihakannya kepada rakyat, maka hal itu harus dibuktikan. 

“Prabowo seharusnya membaca hasil tiga lembaga survei itu yang menegaskan rakyat tidak menginginkan pilkada melalui DPRD,” pungkasnya.

Sekadar informasi, hampir seluruh parpol mendukung wacana Pilkada dipilih melalui DPRD. Dalam hal ini, Partai Golkar, PKB, Partai Gerindra, PAN, Partai Demokrat. 

PKS masih mengkaji, sedangkan PDIP disebut-sebut menolak wacana tersebut.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya