Berita

Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS), John Ratcliffe dan pemimpin sementara Venezuela, Delcy Rodriguez (Tangkapan layar RMOL dari CBS News)

Dunia

Kepala CIA Temui Pemimpin Sementara Venezuela di Caracas

SABTU, 17 JANUARI 2026 | 14:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS), John Ratcliffe, dilaporkan telah bertemu dengan pemimpin sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, di Caracas untuk membahas kerja sama antara kedua negara. 

Dikutip dari Reuters, Sabtu 17 Januari 2026, seorang pejabat AS mengatakan pertemuan yang terjadi pada Kamis ini sesuai arahan langsung dari Presiden Donald Trump dan menjadi yang pertama pasca penggulingan Presiden Nicolas Maduro awal bulan ini.

Pejabat tersebut menagatakan, dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas kerja sama intelijen, stabilitas ekonomi, serta upaya memastikan Venezuela tidak lagi menjadi tempat aman bagi musuh Amerika Serikat, terutama jaringan perdagangan narkoba.


Kunjungan Ratcliffe dilakukan pada hari yang sama ketika tokoh oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, menyerahkan medali Nobel Perdamaian miliknya kepada Presiden Trump dalam sebuah acara di Gedung Putih.

Sejak mengirim pasukan untuk menangkap Maduro, pemerintah AS belum secara terbuka menyatakan bahwa oposisi harus mengambil alih kekuasaan, meskipun sebelumnya Washington menegaskan bahwa sekutu Machado memenangkan pemilu Venezuela tahun 2024 secara sah.

Delcy Rodriguez, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden di bawah pemerintahan Maduro, kini menjadi presiden sementara setelah militer AS menangkap Maduro dan menerbangkannya ke AS untuk diadili atas tuduhan terkait narkoba.

Sebelumnya, Rodriguez sempat mengecam pemerintahan Trump, menuduh AS telah “menculik” Maduro dan menuntut agar ia dikembalikan ke Venezuela. Namun, Washington menilai Rodriguez sebagai figur yang dapat diterima untuk memimpin sementara, demi menjaga stabilitas negara.

Pejabat AS itu menambahkan bahwa pertemuan selama dua jam antara Ratcliffe dan Rodriguez difokuskan pada pembangunan kepercayaan antara Amerika Serikat dan Venezuela.

“Direktur CIA menegaskan bahwa Venezuela tidak lagi boleh memberikan dukungan kepada kelompok pengedar narkoba seperti Tren de Aragua (TDA),” kata pejabat tersebut, merujuk pada geng kriminal internasional asal Venezuela.

Kunjungan Ratcliffe pertama kali dilaporkan oleh The New York Times. Hingga berita ini diturunkan, Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi atas pertemuan tersebut.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

UPDATE

Komisi IX Dukung Pakai Label Harga pada Menu MBG

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:05

Transjakarta, LRT Jakarta, dan MRT Jakarta Gratis Saat Lebaran 2026

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:45

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

Pendaftaran Mudik Gratis Pemkot Kota Bekasi Dibuka 3 Maret

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:29

Kenali Aturan Baru Umrah Ramadan dari Arab Saudi

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:19

Merger Raksasa Pakan Ternak, Momentum Kebangkitan Peternak Lokal

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:08

Aktivasi Akun Coretax Nyaris Tembus 15 Juta, Lapor SPT Tahunan 4,95 Juta

Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:57

Lebaran 2026: Ini Stasiun, Bandara, Terminal, dan Pelabuhan Terpadat Saat Arus Mudik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:25

Gelar Pasar Murah Ramadan Tangerang Raya, Legislator PAN: Arahan Ketum

Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:04

Trem di Italia Anjlok Hantam Bangunan, Dua Tewas Puluhan Terluka

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:31

Selengkapnya