Berita

Susno Duadji. (Foto: YouTube Kompas TV)

Hukum

Susno Duadji:

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

SABTU, 17 JANUARI 2026 | 01:27 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Polemik kasus ijazah palsu Jokowi menjadi pembelajaran hukum yang sangat baik bagi Indonesia.

Hal itu disampaikan mantan Kabareskrim Komjen Pol (Purn) Susno Duadji dalam acara 'Bola Liar' dikutip pada kanal YouTube Kompas TV, Jumat malam, 16 Januari 2026.

“Perkara ini adalah laboratorium nasional di bidang hukum. Kita bisa melihat bagaimana praktik hukum di Indonesia, apakah jalannya bagus atau tidak?“ kata Susno.


Ia lantas menyoroti keluarnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kepada dua tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis pada Kamis, 15 Januari 2026. 

Keluarnya SP3 ini menuai sorotan usai permohonan restorative justice (RJ) Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis disepakati Jokowi. 

“SP3 apakah ada kaitannya dengan RJ apa tidak? Karena RJ itu kan kedua belah pihak harus saling memaafkan. Dan RJ itu sebenarnya di dalam hukum acara pidana kita yang dulu, yang di mana kasus kasus ini terjadi, itu belum ada, belum diatur secara hukum,” jelasnya. 

Lanjut Susno, dengan keluarnya KUHAP baru yang mengatur adanya RJ maka berlaku sah dalam perkara ini.

“Nah menurut asas hukum, mana-kala ada peraturan baru yang berlaku dan peraturan baru itu menguntungkan bagi tersangka, itu tersangka bisa memilih untuk tunduk pada aturan yang baru. Itu boleh saja RJ, artinya sah,” pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya