Berita

Pembukaan Diklatsar Paskokat Pemuda Katolik Gelombang III di SPN Polda Lampung. (Foto: Dokumentasi Pemuda Katolik)

Nusantara

Diklatsar Paskokat Gelombang III Resmi Dibuka di SPN Polda Lampung

SABTU, 17 JANUARI 2026 | 00:01 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung dipilih jadi lokasi Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Paskokat Pemuda Katolik Gelombang III yang digelar sejak Jumat-Minggu, 16-18 Januari 2026.

Kegiatan kaderisasi ini jadi bagian strategis bagi anggota Pemuda Katolik untuk menyiapkan kader tangguh di bidang tanggap bencana, aksi kemanusiaan, bela negara, serta penguatan konsolidasi organisasi.

Secara simbolis, pembukaan Diklatsar diwarnai dengan aksi cinta lingkungan melalui penyiraman tanaman yang bertujuan menjadi wujud komitmen sekaligus pertobatan ekologis para kader Pemuda Katolik, sebagai manifestasi nilai-nilai 'Laudato Si’ yang menegaskan tanggung jawab bersama dalam merawat bumi sebagai rumah bersama.


Mengusung tema “Ad Maiora Natus Sum” (Aku Dilahirkan untuk Hal-Hal yang Lebih Besar), ratusan peserta dari Pemuda Katolik Komda Lampung, Orang Muda Katolik, mahasiswa, guru, sampai aktivis muda Katolik mengikuti diklatsar sebagai tahapan menuju keanggotaan Paskokat.

"Paskokat adalah program Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) yang bertujuan membentuk kader militan, patriotik, berjiwa sosial, dan siap mengabdi bagi bangsa serta Gereja. Fokusnya pada kedisiplinan, bela negara, tanggap bencana, aksi kemanusiaan, konsolidasi organisasi," kata Ketua Umum Pemuda Katolik, Stefanus Gusma dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat malam, 16 Januari 2026.

Lebih mendalam, Gusma menyebut kegiatan ini bukan sekadar pelatihan fisik, tetapi proses kaderisasi untuk melahirkan patriot muda Katolik yang peka, tangguh, dan siap pakai di tengah masyarakat. 

"Dalam pelaksanaannya, Paskokat juga sering menggandeng instruktur lintas iman, termasuk Kepolisian, untuk memperkuat semangat kebangsaan dan persaudaraan, momentum ini kita jadikan sebagai titik penguat aktualisasi semangat pertobatan ekologis sebagai bagian dari resiliensi kebencanaan dan spiritualitas yang konkret," jelasnya.

Uskup Tanjung Karang, Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo yang juga hadir dalam pembukaan ini menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan diklatsar ini.

“Gereja menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan ini. Diklatsar ini diharapkan dapat melahirkan kaum muda Katolik yang berkarakter kuat, beriman matang, peduli pada sesama, serta mampu menjadi garam dan terang di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Nasional Paskokat, Yustinus Wuarmanuk, menjelaskan bahwa Diklatsar Paskokat Angkatan III dilaksanakan dengan metode pelatihan terpadu.

Karena, para peserta dibekali berbagai keterampilan, mulai dari negosiasi dan lobi publik, lalu penanganan kebencanaan dan pertolongan pertama, advokasi non-litigasi, kepemimpinan berbasis pelayanan, pengorganisasian massa, sampai dengan penguatan jejaring sosial dengan berlandaskan spirit pertobatan ekologis di tengah situasi potensi kebencanaan dan tantangan kemasyarakatan.

“Paskokat Gelombang III ini terselenggara berkat kerja sama dengan RS St. Anna, Perdhaki Lampung, dan Komisi Kesehatan. Sinergi ini memperkuat kesiapan kader, khususnya dalam aspek kemanusiaan dan layanan kesehatan,” kata Ketua Pemuda Katolik Komda Lampung, Falentinus Andi

Dalam pembukaan diklatsar ini turut hadir perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Badan Kesbangpol Senen Mustakim, perwakilan Polda Lampung AKBP Ramlan, Wakil Kepala SPN Polda Lampung, Dewan Pembina Pemuda Katolik Komda Lampung AKBP Ferizal, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan lintas agama dan organisasi Katolik seperti WKRI, ISKA, dan PMKRI.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya