Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Wall Street Menguat Ditopang Saham Bank dan Chip

JUMAT, 16 JANUARI 2026 | 08:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah indeks di Wall Street terpantau menguat setelah dua hari berturut-turut melemah, didorong lonjakan saham perbankan besar AS serta reli saham sektor semikonduktor setelah raksasa chip Taiwan, TSMC, merilis hasil kinerja yang sangat kuat.

Saham Goldman Sachs dan Morgan Stanley menjadi penopang utama pasar. Keduanya melaporkan kenaikan laba kuartalan berkat maraknya aktivitas transaksi korporasi. Saham Goldman melonjak 4,6 persen, memberikan dorongan terbesar bagi Dow Jones, sedangkan Morgan Stanley melesat 5,8 persen.

Saham teknologi juga menguat, dipimpin oleh sektor chip. TSMC memproyeksikan pertumbuhan tahunan yang kuat dan menyatakan akan menambah kapasitas produksi di Amerika Serikat. Saham TSMC yang diperdagangkan di AS melonjak 4,4 persen, sementara indeks saham semikonduktor naik 1,8 persen. Saham Nvidia, Broadcom, dan Applied Materials ikut mencatat kenaikan.


Dikutip dari Reuters, Jumat, 16 Januari 2026, pada penutupan perdagangan Rabu, indeks Dow Jones Industrial Average naik 292,81 poin atau 0,60 persen ke level 49.442,44, S&P 500 menguat 0,26 persen ke 6.944,47, sementara Nasdaq Composite naik 0,25 persen ke posisi 23.530,02.

Sebelumnya, sektor perbankan sempat tertekan oleh laporan kinerja bank lain yang beragam serta kekhawatiran pasar terhadap rencana Presiden AS Donald Trump untuk membatasi suku bunga kartu kredit maksimal 10 persen selama satu tahun. Namun sentimen tersebut mereda seiring laporan keuangan yang lebih positif dari bank-bank besar.

Menurut CEO Longbow Asset Management, Jake Dollarhide, investor mulai melirik saham-saham yang dinilai lebih murah dibandingkan saham teknologi. “Selama beberapa tahun terakhir pasar hanya fokus pada saham pertumbuhan dan teknologi. Hari ini, yang menonjol justru bank dan sektor industri tradisional," ujarnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya