Berita

Wisatawan membanjiri Kota Bandung. (Foto: RMOLJabar)

Nusantara

Penanganan PMKS di Kota Bandung Diperketat Jelang Libur Panjang

JUMAT, 16 JANUARI 2026 | 05:36 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah Kota Bandung bersiap menjaga wajah kota jelang libur panjang akhir pekan ini. Salah satunya dengan mengintensifkan penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di ruang-ruang publik.

Hal ini sebagai upaya menjaga ketertiban umum, kenyamanan warga, sekaligus citra kota di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan kunjungan wisatawan.

Kepala Dinsos Kota Bandung, Yorisa Sativa mengaakan, kelompok tunawisma di Kota Bandung secara umum terbagi dalam tiga kategori utama, yakni gelandangan, pengemis, dan pemulung. Berdasarkan pendataan terbaru, ketiganya menunjukkan tren peningkatan.


"Aktivitas tunawisma tersebar di sekitar 16 hingga hampir 20 titik rawan, terutama di kawasan strategis dan pusat aktivitas masyarakat," kata Yorisa dikutip dari RMOLJabar, Jumat 16 Januari 2026.

Pada tahun 2025, jumlah gelandangan tercatat mencapai 156 jiwa, naik signifikan dibandingkan 113 jiwa pada 2024. Dari angka tersebut, sebanyak 129 jiwa telah berhasil dijangkau melalui Unit Social Response (USR), sementara 27 lainnya masih belum terdata secara langsung.

Sementara itu, jumlah pengemis mencapai 223 jiwa, meningkat dari 188 jiwa pada tahun sebelumnya. Dari total tersebut, 184 jiwa telah mendapatkan penanganan. Adapun pemulung tercatat sebanyak 57 jiwa, naik dari 41 jiwa pada 2024.

Yorisa melanjutkan, sebagian besar tunawisma yang beraktivitas di Kota Bandung berasal dari luar daerah. Untuk kategori gelandangan, tercatat 125 jiwa berasal dari luar kota, sedangkan warga Bandung hanya 31 jiwa. Daerah asal terbanyak meliputi Kabupaten Bandung, Garut, dan Bandung Barat.

“Kondisi serupa juga terjadi pada pengemis dan pemulung. Bahkan pada 2025, terdapat sekitar 10 orang tunawisma yang berasal dari luar Pulau Jawa,” ujar Yorisa.

Beberapa lokasi yang kerap menjadi tempat mangkal di antaranya Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Merdeka, Taman Vanda, Jalan Riau-Lombok, Jalan Naripan-Tamblong, Taman Saparua, Taman Lalu Lintas, Simpang Lima-Asia Afrika, hingga kawasan Braga dan Cihampelas.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya