Berita

Presiden Prabowo Subianto di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin, 12 Januari 2026 (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Bantah Isu Perpecahan Kabinet, Tegaskan Soliditas Pemerintah

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 21:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa jajaran kabinetnya solid dan kompak dalam bekerja. 

Hal itu disampaikan dalam pidatonya di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan Senin, 12 Januari 2026. 

Prabowo menuturkan bahwa isu perpecahan di kabinet yang ramai dibicarakan di media sosial sempat membuatnya penasaran. 


Namun ia menegaskan hal itu tidak benar. Justru yang ia rasakan adalah semangat kerja keras, kekompakan, serta kolaborasi tim yang luar biasa, sehingga pemerintah mampu menorehkan keberhasilan demi keberhasilan yang nyata.

“Saya bener-bener bahagia hari ini, kementerian, menteri dan kabinet saya hari ini saya merasakan kompak. Jangan percaya orang-orang yang terlalu pinter, yang ngomong di mana sosmed, menganalisa ‘terjadi sesuatu perpecahan di antara lingkungannya Prabowo’," ujarnya.  

Lebih lanjut, Prabowo menyoroti capaian besar yang berhasil diraih pemerintah, salah satunya adalah swasembada beras yang resmi dicapai pada 31 Desember 2025. 

Ia menekankan bahwa capaian tersebut diraih meski Indonesia menghadapi tantangan besar berupa fenomena El Nino dan La Nina yang menyebabkan kekeringan berkepanjangan pada 2024–2025.  

“Indonesia mengalami El Nino dan La Nina, kekeringan berkepanjangan kita bisa mengatasi, kita bisa menghasilkan produksi beras tertinggi sepanjang sejarah RI. Dengan beras kita di gudang pemerintah, hari ini tertinggi selama sejarah Indonesia,” jelasnya.  

Prabowo menambahkan bahwa pemerintah akan terus memperkuat sektor pangan dengan target swasembada di berbagai komoditas lain.  

“Kita akan terus memperkuat, sebentar lagi kita swasembada jagung untuk pakan para petani dan peternak. Abis itu kita akan swasembada di bidang-bidang lain,” tegasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya