Berita

Kuasa hukum Roy Suryo Cs, Ahmad Khozinudin. (Foto: Youtube Forum Keadilan)

Politik

Eggi-Damai Sulit Lolos dari Pidana Meski sudah Temui Jokowi

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 05:35 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kuasa hukum Roy Suryo cs, Ahmad Khozinudin menanggapi pernyataan Eggi Sudjana yang membantah telah meminta maaf kepada Joko Widodo alias Jokowi saat bertamu ke kediaman pribadi ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka di Sumber, Solo, pada Kamis 8 Januari 2026.

"Secara semiotika (bahasa simbolis) bantahan Eggi Sudjana tidak bernilai karena kedatangannya ke Solo bersama Damai Hari Lubis  menemui Jokowi telah ditafsirkan secara luas sebagai bentuk ketakutan dan ada motif pengkhianatan," kata Khozinudin. 

Dalam konteks inilah, kata Khozinudin, Jokowi telah berhasil mempecundangi Eggi dan Damai. 


"Sementara harapan Eggi dan Damai bisa lepas dari proses hukum karena telah meminta maaf, bisa jadi hanya angin surga yang tak akan ada kenyataannya," kata Khozinudin.

Sebagaimana ditegaskan oleh Jokowi, soal maaf urusan personal. Namun urusan hukum, tetap jalan. Politikus PSI Grace Natalie usai pertemuan dengan Jokowi juga menegaskan hal serupa. 

"Hanya saja, Jokowi tak dapat memecah belah perjuangan. Target pecah belah hanya berhenti di Eggi dan Damai. Karena Roy Suryo dkk, tetap komit dalam perjuangan," kata Khozinudin.

Bahkan, dukungan rakyat makin meluas. Manuver yang dilakukan Jokowi, makin mengonfirmasi ijazah bermasalah sehingga takut diproses melalui pengadilan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya