Berita

Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. (Foto: Pertamina)

Bisnis

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Tulang Punggung RDP Balikpapan
SENIN, 12 JANUARI 2026 | 01:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Fasilitas Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Complex menjadi elemen kunci dalam Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, sekaligus menandai lompatan besar modernisasi Kilang Pertamina menuju standar kilang kelas dunia yang efisien, bernilai tambah tinggi, dan ramah lingkungan.
?
?Sebagai unit pengolahan utama, RFCC Complex dirancang untuk mengoptimalkan pengolahan residu minyak menjadi produk bahan bakar dan petrokimia bernilai tinggi. 

Kehadiran fasilitas ini menjadikan Kilang Balikpapan mampu memproduksi bahan bakar berkualitas tinggi setara standar Euro 5, yang lebih bersih dan rendah emisi, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Selain itu, Kilang Balikpapan juga dapat memproduksi produk petrokimia propylene dan sulfur.
?

?
?Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron mengatakan, RFCC Complex menjadi tulang punggung operasional Kilang Balikpapan dalam mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih.
?
?“Melalui RFCC Complex dan unit tambahan lainnya, Kilang Balikpapan mengalami peningkatan signifikan dari standar Euro 2 dengan kandungan sulfur 2.500 ppm menjadi standar Euro 5 dengan kandungan sulfur hanya 10 ppm," kata Baron melalui siaran persnya, dikutip Senin 12 Januari 2026.

Selain itu, Kilang Balikpapan akan mampu menghasilkan produk petrokimia. Hal ini merupakan lompatan besar dalam peningkatan kualitas BBM nasional, dengan kapasitas kilang mencapai 360 ribu barel per hari serta mendukung program hilirisasi. 
?
?Ia menambahkan, Proyek RDMP Balikpapan merupakan proyek modernisasi kilang terbesar di Indonesia. Dengan beroperasinya RFCC Complex, Kilang Balikpapan tidak hanya memproduksi bensin dan solar, tetapi juga mampu menambah produksi LPG serta menghasilkan produk petrokimia yang sebelumnya belum dapat dihasilkan di kilang ini.
?
?“Penambahan produksi LPG dari Kilang Balikpapan diperkirakan mencapai 336 ribu ton per tahun, sehingga memperkuat pasokan LPG domestik dan secara bertahap mengurangi ketergantungan terhadap impor,” kata Baron.
?
?Selain meningkatkan diversifikasi produk, RFCC Complex juga memungkinkan pengolahan minyak residu yang sebelumnya sulit diolah menjadi produk bernilai tinggi seperti nafta dan propylene. Inovasi ini meningkatkan nilai ekonomi kilang sekaligus memperluas kontribusi Kilang Balikpapan dalam rantai industri energi dan petrokimia nasional.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya