Berita

Intelektual Muda NU Muhammad Sutisna. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Intelektual Muda NU Pertanyakan Ke-NU-an Pelapor Pandji Pragiwaksono

JUMAT, 09 JANUARI 2026 | 02:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pencemaran nama baik dan fitnah.

Laporan tersebut berkaitan materi special show komedi tunggal Pandji bertajuk Mens Rea yang kini bisa diakses publik melalui layanan streaming Netflix.

Terkait itu, intelektual muda NU Muhammad Sutisna menyayangkan adanya laporan tersebut, terlebih membawa nama ormas Islam terbesar di Indonesia.


“NU adalah institusi besar yang dibangun dengan ilmu dan kearifan para ulama. Menyeret nama NU untuk mempolisikan seorang komika hanya karena materi komedi adalah bentuk penyempitan marwah atau degradasi organisasi,” kata Sutisna dalam pesan elektronik kepada RMOL, Kamis malam, 8 Januari 2026.

Lanjut dia, pelaporan ini juga sebagai bentuk krisis literasi humor di kalangan aktivis NU.

“Pelaporan ini menunjukkan rendahnya daya duga dan literasi dalam membedakan antara kritik sosial dan penghinaan. Jika komedi dibalas dengan laporan polisi, patut dipertanyakan ke-NU-annya karena gagal merespons gagasan dengan gagasan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid membuat laporan terkait candaan Pandji dalam Mens Rea yang dianggap memfitnah NU.

“Kami melaporkan dugaan merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang publik. Ini berpotensi memecah belah bangsa," jelas Rizki. 

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 8 Januari 2026.                    

Dalam salah satu materinya, Pandji menyinggung soal politik balas budi dan konsesi tambang untuk ormas, termasuk NU dan Muhammadiyah.

"Ada yang ngerti politik balas budi? 'Gue kasih lo sesuatu, tapi lo kasih gue sesuatu lagi'. Emang lo pikir kenapa NU dan Muhammadiyah bisa ngurus tambang? Kenapa kira-kira?" ujar Pandji dalam special show-nya.

"Karena diminta suaranya, 'gue kasih sesuatu lo suka', happy lah. Ormas agama ngurus tambang? Happy lah. Dan, biar kita adil, sebenarnya tidak hanya ormas Islam saja, semua ormas agama ditawarin, tapi agama lain nolak," tambah Panji dikutip dari salah satu materinya.    
  

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya