Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan jajaran dalam konferensi pers APBN KiTa pada Kamis, 8 Januari 2026. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Breaking News! APBN Tekor Rp695,1 Triliun hingga Akhir Tahun 2025

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 14:25 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami defisit sebesar Rp695,1 triliun atau setara 2,92 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir Desember 2025.

“Hingga 31 Desember 2025 APBN defisit Rp 695 triliun atau 2,92 persen dari total PDB nasional," kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTa pada Kamis, 8 Januari 2026.

Angka ini melampaui defisit APBN 2024 sebesar Rp509,1 triliun atau 2,3 persen terhadap PDB. Selain itu defisit ini juga melebar dari outlook yang sebesar 2,78 persen terhadap PDB pada tahun 2025.


Purbaya merinci realisasi penerimaan negara sepanjang 2025 tercatat hanya Rp2.756 triliun. Angka ini baru mencapai 91,7 persen dari target tahun 2025.

Angka tersebut juga lebih rendah dibanding realisasi pendapatan negara sepanjang 2024 yang sebesar Rp2.850 triliun.

Di sisi lain, realisasi belanja negara sepanjang 2025 tercatat Rp3.451 triliun. Angka ini tercatat 95,3
persen dari target yang sebesar Rp3.527 triliun. Realisasi ini melonjak dibanding tahun 2024 yang sebesar Rp3.359 triliun.

Sementara itu dari sisi keseimbangan primer juga mencatatkan defisit sebesar Rp180,7 triliun.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya