Berita

Ilustrasi beas (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Swasembada Indonesia Guncang Dunia: Harga Beras Global Turun 44 Persen

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 11:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kebijakan swasembada beras di era Presiden Prabowo Subianto telah menempatkan Indonesia sebagai pemain kunci di pasar pangan dunia. Dengan menghentikan impor sejak 2025, Indonesia tidak hanya mandiri secara pangan, tetapi juga memicu penurunan harga beras global secara signifikan.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, mengungkapkan bahwa berlimpahnya pasokan di negara eksportir akibat absennya impor Indonesia telah menekan harga dunia hingga 44 persen.

"Dampak positifnya adalah harga pangan (beras di) dunia turun dari 650 Dolar Amerika Serikat (AS) per metrik ton menjadi 340 Dolar AS per meterik ton. Turun 44 persen," jelas Amran, dalam Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan oleh Presiden Prabowo di Karawang, Jawa Barat, Rabu 7 Januari 2026.


Data FAO (The FAO All Rice Price Index) menguatkan hal ini, di mana indeks harga beras menyentuh level terendah dalam lima tahun terakhir pada November 2025 (96,9).

Melalui sinergi Kementan bersama TNI-Polri dan instansi terkait, Indonesia mencetak sejarah dengan stok awal tahun 2026 mencapai 3,25 juta ton. Angka ini merupakan yang tertinggi dalam 18 tahun terakhir untuk kategori stok tanpa impor.

Amran menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kerja keras petani lokal yang kini merasakan kesejahteraan lebih baik.

"Inilah hasil karya petani Indonesia di panggung internasional, sehingga karya petani Indonesia dinikmati dunia hari ini. Inilah puncaknya kebahagiaan petani," kata Amran. 

Ketiadaan permintaan dari Indonesia di tahun 2025 menciptakan kejenuhan pasokan di negara-negara pengekspor, yang pada akhirnya menekan harga pasar internasional ke level yang sangat rendah.

Meskipun harga di pasar global merosot, di dalam negeri, kondisinya justru berbanding terbalik bagi para produsen. Menteri Pertanian Amran menegaskan bahwa kebijakan ini sepenuhnya berpihak pada kesejahteraan petani.

"Hari ini adalah kita hari kebahagiaan bagi petani seluruh Indonesia. Petani betul-betul sangat bahagia dengan kebijakan Bapak Presiden. Harga gabah naik. Kesejahteraan petani naik," ucap Amran. 

Tanpa satu kilogram pun beras impor, Indonesia berhasil mengumpulkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) melampaui 3 juta ton. Ini adalah angka tertinggi dalam 18 tahun terakhir untuk kategori stok non-impor. 

Sebagai perbandingan, pada 2008 - 2009 stok hanya berada di kisaran 1,1 - 1,6 juta ton. Pada 2019 - 2021 stok bertahan di angka 0,8 - 2,2 juta ton.

Pada 2025 stok melesat di atas 3 juta ton murni dari hasil panen petani nusantara.

Capaian ini mempertegas bahwa sinergi antara Kementan, TNI-Polri, dan instansi terkait lainnya telah berhasil mengubah wajah ketahanan pangan Indonesia menjadi kekuatan yang disegani dunia.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya