Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Politik

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

KAMIS, 08 JANUARI 2026 | 09:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Untuk memperkuat sektor perikanan nasional, Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih sepanjang tahun 2026. 

Mengutip pernyataannya di acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Prabowo mengungkapkan rencananya menambah lebih banyak kampung nelayan. 

"Tahun 2026 ini kita targetkan 1.100 desa (kampung) nelayan. Tahun-tahun depan mungkin lebih banyak lagi," ucap Presiden, seperti dikutip hari Kamis, 8 Januari 2026.


Kehadiran Kampung Nelayan akan menggenjot produksi dan budidaya ikan dalam skala besar, sehingga sumber protein yang dibutuhkan anak bangsa dapat terpenuhi. 

"Ternak ikan semuanya kita akan produksi besar-besaran. Kita akan buka ribuan desa-desa nelayan. Kita akan buka ratusan budidaya ikan. Rakyat kita, anak-anak kita harus makan protein yang banyak," jelasnya.  

Selain fokus pada sektor perikanan, Prabowo juga menyoroti capaian swasembada beras yang berhasil diraih Indonesia hanya dalam waktu satu tahun. 

Ia menegaskan bahwa target swasembada tidak berhenti pada beras, melainkan akan diperluas ke komoditas lain seperti jagung, singkong, bawang putih, dan ikan.  

"Tidak hanya swasembada beras, jagung, singkong. Semuanya kita swasembada, nanti bawang putih kita harus swasembada," tegasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya