Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: Getty Images)

Dunia

Donald Trump Khawatir Dimakzulkan Lagi

RABU, 07 JANUARI 2026 | 20:51 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump was was akan kembali dimakzulkan jika partainya gagal ambil kendali Kongres dalam pemilihan paruh waktu November mendatang.

Pernyataan ini menyusul melemahnya tingkat kepuasan publik terhadap kondisi ekonomi AS.

Dalam pertemuan kebijakan Partai Republik di DPR AS pada Selasa, 6 Januari 2026, Trump blak-blakan mengaitkan hasil pemilu sela dengan kelangsungan posisi politiknya. 


"Kita harus memenangkan pemilihan paruh waktu, karena jika kita tidak memenangkan pemilihan paruh waktu, mereka akan menemukan alasan untuk memakzulkan saya," kata Trump.

Seluruh 435 kursi DPR dan sepertiga kursi Senat akan diperebutkan pada November, yang akan menentukan apakah Partai Republik mampu melanjutkan agenda pemerintahan Trump dalam dua tahun terakhir masa jabatan keduanya.

Secara historis, pemilu sela kerap menguntungkan partai oposisi.

Trump juga sebelumnya telah dua kali dimakzulkan DPR, pada 2019 dan 2021.

Jajak pendapat NBC News pada Oktober menunjukkan 50 persen pemilih terdaftar menginginkan Kongres dikuasai Partai Demokrat, sementara 42 persen memilih Partai Republik.

Kondisi ini memperbesar kekhawatiran Trump, mengingat DPR memiliki kewenangan untuk memakzulkan presiden.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya