Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden RI)

Politik

Kabinet Prabowo Belum Ada yang Berani Mbalelo

RABU, 07 JANUARI 2026 | 07:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pelaksanaan retret atau pembekalan kepemimpinan jilid dua bagi anggota Kabinet Merah Putih yang digelar di Hambalang, Selasa, 6 Januari 2026, dikomentari analis komunikasi politik Hendri Satrio.

Berbeda dari retret pertama di Akademi Militer Magelang, sosok yang akrab disapa Hensat ini menilai retret kedua fokus pada evaluasi kabinet dan pengujian soliditas koalisi untuk menyambut 2026.

"Ada dua menurut saya. Yang pertama, memang untuk melakukan evaluasi kabinet, terutama di tahun baru, yaitu sekaligus menguji loyalitas kabinet juga. Tapi yang terpenting adalah bagaimana Pak Prabowo mengkonsolidasi kabinetnya lagi, untuk menyambut 2026, karena di tahun ini bukan tahun yang mudah juga," ujar Hensat kepada RMOL, Rabu, 7 Januari 2026.


Hensat juga menyoroti potongan pidato Presiden yang menyebut ejekan sebagai penghargaan. Ia menilai bahwa pendekatan tersebut perlu dikaji ulang agar masukan kritis masyarakat dapat menjadi bahan perbaikan.

"Memang tergelitik kita bahwa dianggapnya ejekan itu adalah sebuah penghargaan, padahal belum tentu bahwa masukan kritis dari masyarakat seharusnya diterima sebagai masukan untuk memperbaiki, bukan dimaksudkan mengejek," kata Hensat.

Lebih lanjut, Hensat menyarankan agar Presiden mulai menggeser paradigma kepemimpinan dari sekadar mendeskripsikan kondisi bangsa menjadi langkah nyata menggerakkan perubahan, terutama di tengah isu ekonomi rumah tangga dan gelombang PHK.

"Bagaimana menggerakkan keadaan itu? Tentu saja dengan mengubah apa yang terjadi hari ini di masyarakat. Tentang ekonomi keluarga misalnya, tentang PHK yang masih saja terus berlangsung," katanya.

Meski begitu, Hensat mengapresiasi penekanan Presiden pada upaya rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana di beberapa wilayah, yang dinilai mampu menenangkan publik yang selama ini menantikan langkah lanjutan pemerintah.

"Nampaknya presiden banyak sekali menyoroti tentang rekonstruksi dan rehabilitasi bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Dan itu sangat baik sekali disampaikan dan tentu saja menenangkan," ujar Hensat.

Ia pun menyoroti penggunaan kata "solid" yang kerap digunakan Presiden pada retret kali ini. Salah satu momen yang menjadi perbincangan adalah pernyataan Presiden yang viral di mana ia berguyon bahwa PKB harus terus diawasi.

Founder lembaga survei Kedai Kopi itu memaknai hal tersebut sebagai bentuk guyonan wajar yang justru bertujuan memperkuat konsolidasi internal.

"Saya rasa ya itu pertanyaan guyonan yang wajar ya. Tapi kalau ditanya kemudian apakah loyalitas kabinet Pak Prabowo terjaga, saya rasa ini baru masuk ke tahun ke-2 atau ke-3 awal ya, saya rasa belum ada yang berani mbalelo," jelasnya.

Guyonan tersebut, lanjut Hensat, pada akhirnya justru mempererat barisan kabinet.

"Tapi yang jelas menurut saya itu guyonan berbentuk kelakar yang sebetulnya justru memperkuat kabinetnya Pak Prabowo itu sendiri," tandasnya.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya