Berita

Perwakilan negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). (Foto: AFP)

Dunia

Denmark Ingatkan Ambisi AS Kuasai Greenland Bisa Runtuhkan NATO

SELASA, 06 JANUARI 2026 | 21:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Denmark melontarkan peringatan keras terkait wacana Amerika Serikat (AS) mengambil alih Greenland. Rencana tersebut dinilai berpotensi mengguncang bahkan mengakhiri aliansi militer Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

“Jika AS memilih menyerang negara NATO lain secara militer, maka semuanya akan berhenti. Artinya, termasuk NATO dan keamanan yang telah terjaga sejak akhir perang dunia kedua," kata Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen dikutip dari Associated Press, Selasa, 6 Januari 2026.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyuarakan keinginan untuk mengambil alih Greenland yang saat ini berada di bawah kedaulatan Denmark.


Greenland dikenal sebagai pulau terbesar di dunia dengan kekayaan sumber daya alam melimpah. Selain itu, posisinya dinilai sangat strategis karena berada di antara Amerika, Eropa, dan kawasan Kutub Utara.

“Kami tidak akan menerima situasi di mana kami dan Greenland terancam seperti ini,” tegas Frederiksen.

Isu pengambilalihan Greenland mencuat setelah Trump melancarkan operasi militer menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Trump bahkan mengklaim AS mengendalikan Venezuela. Sebagai informasi, AS dan Denmark sendiri merupakan negara pendiri sekaligus anggota NATO.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya