Berita

Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Pecut Semangat Kabinet Percepat Program Padat Karya

SELASA, 06 JANUARI 2026 | 20:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mendorong seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk bekerja lebih cepat dalam menuntaskan program-program prioritas pemerintah. 

Dorongan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin retret kabinet di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 6 Januari 2026.

Menurut laporan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, dalam retret presiden tidak memberikan teguran dalam artian negatif, melainkan teguran yang dimaknai sebagai upaya melecut semangat kerja kabinet.


“Teguran dalam artian melecut semangat, iya. Karena Bapak Presiden memang benar-benar menghendaki kita semua bekerja dengan jauh lebih cepat lagi,” ujar Prasetyo dalam konferensi pers di sela-sela retret. 

Menurutnya, Presiden Prabowo memberi perhatian khusus pada program-program yang berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja dan bersifat padat karya. 

“Terutama di beberapa bidang yang bersifat penciptaan lapangan pekerjaan dan padat karya,” kata Prasetyo.

Ia mencontohkan, Presiden secara khusus meminta percepatan pembangunan kampung-kampung nelayan serta program pembuatan kapal-kapal tangkap ikan. Program tersebut dinilai strategis karena tidak hanya menyerap tenaga kerja, tetapi juga mendorong peningkatan produksi nasional.

“Contohnya adalah beliau minta percepatan dalam rangka pembangunan kampung-kampung nelayan dan program pembuatan kapal-kapal tangkap ikan,” jelasnya.

Prasetyo menambahkan, percepatan program di sektor perikanan juga sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan produksi protein nasional. 

“Kita bisa meningkatkan asupan protein bagi seluruh rakyat kita,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya