Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Emas Jadi Primadona Investor di Tengah Krisis Venezuela

SELASA, 06 JANUARI 2026 | 07:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange kembali melonjak hingga menyentuh level tertinggi dalam sepekan terakhir, dipicu oleh serangan militer Amerika Serikat ke Venezuela yang menggulingkan Presiden Nicolas Maduro. 

Ketegangan geopolitik ini membuat investor panik dan segera beralih ke emas sebagai aset aman (safe-haven). 

Pada perdagangan Senin 5 Januari 2026 waktu setempat, harga emas spot melambung 2,7 persen ke level 4.444 Dolar AS per ons, mendekati rekor tertinggi sepanjang masa yang sempat tercapai akhir Desember lalu.Emas sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di 4.549,71 Dolar AS per ons pada 26 Desember. 


Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman Februari ditutup melonjak 2,8 persen menjadi 4.451,5 Dolar AS per ons.

Analis logam mulia menjelaskan bahwa kenaikan ini tidak hanya dipicu oleh konflik di Venezuela, tetapi juga kekhawatiran atas pasokan energi dan arah kebijakan moneter global. 

Emas menjadi sangat menarik bagi investor karena adanya prospek penurunan suku bunga oleh The Fed pada tahun 2026. Secara tradisional, emas cenderung menguat saat suku bunga rendah karena aset ini dianggap sebagai penyimpan nilai yang paling stabil di tengah ketidakpastian.

Sentimen pasar semakin memanas setelah Presiden Donald Trump memberi peringatan keras akan melakukan tindakan lanjutan terhadap Caracas, serta mengisyaratkan potensi intervensi terhadap Kolombia dan Meksiko terkait isu narkoba. Selain emas, logam mulia lainnya seperti perak, platinum, dan paladium juga ikut melesat. Perak bahkan mencatat kenaikan tajam karena statusnya sebagai mineral kritis yang sedang mengalami kelangkaan pasokan global.

Kini, fokus pelaku pasar tertuju pada rilis data tenaga kerja Amerika Serikat akhir pekan ini. Jika data tersebut memperkuat sinyal pelemahan ekonomi, emas diprediksi akan kembali mencetak rekor harga baru.

Selain emas, harga perak melesat 5,2 persen menjadi 76,37 Dolar AS per ons, setelah mencatat kenaikan spektakuler 147 persen sepanjang 2025. 

Penguatan perak didorong oleh penetapannya sebagai mineral kritis di Amerika Serikat serta defisit struktural pasar di tengah permintaan yang terus meningkat.

Harga platinum spot melejit 5,9 persen ke posisi 2.269,55 Dolar AS per ons, sementara paladium menguat 3,4 persen menjadi 1.694,75 Dolar AS per ons.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya