Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar meninjau pelaksanaan aksi donor darah yang digerakkan Dharma Wanita Persatuan (DWP). (Foto: Kemenag)

Politik

Kemenag Gelar Donor Darah untuk Stok Ramadan dan Penyintas Bencana

SENIN, 05 JANUARI 2026 | 15:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Agama memanfaatkan momentum Hari Amal Bakti ke-80 untuk menjawab kebutuhan mendesak rumah sakit menjelang Ramadan, dengan menggelar aksi donor darah yang digerakkan Dharma Wanita Persatuan (DWP).

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa kegiatan donor darah tersebut sangat tepat dilakukan menjelang bulan suci Ramadan. 

“Sangat rutin kita melakukan donor darah sekarang ini. Pertama, karena bulan Ramadan sebentar lagi datang, dan keluhan rumah sakit adalah sulitnya mencari darah pada saat Ramadan,” ujar Nasaruddin Umar, Senin, 5 Januari 2026.


Menag menyampaikan apresiasi kepada DWP Kementerian Agama yang mampu menggerakkan partisipasi secara luas tanpa unsur kewajiban. 

DWP Kementerian Agama juga menggelar aksi donor darah untuk membantu penyintas bencana. Kegiatan ini  menargetkan pengumpulan hingga 300 kantong darah.

Penasihat DWP Kementerian Agama Helmi Halimatul Udhma mengatakan bahwa kegiatan donor darah merupakan program rutin tahunan yang dilaksanakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi kemanusiaan meski tidak hadir langsung di lokasi bencana. 

“Hari ini kita memiliki tema dan niat untuk berdonor darah bagi penyintas bencana. Insya Allah, setetes darah ini bermanfaat untuk umat, terlebih saat bencana sedang melanda berbagai wilayah di Indonesia,” ujarnya.

Helmi Halimatul Udhma berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. 

“Mudah-mudahan darah ini bermanfaat bagi para penyintas bencana dan juga untuk umat. Meskipun kita tidak hadir langsung di lokasi bencana, kita tetap bisa berkontribusi untuk umat,” pungkasnya.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya