Berita

Tim kuasa hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim. (Foto: RMOL/Ahmad Alfian)

Hukum

Ricuh Usai Sidang, Jaksa Larang Nadiem Bicara ke Wartawan

SENIN, 05 JANUARI 2026 | 13:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Suasana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, mendadak ricuh saat mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, meninggalkan ruang sidang usai pembacaan dakwaan, Senin, 5 Januari 2025.

Aksi dorong-mendorong tak terhindarkan ketika Nadiem digiring keluar di tengah kerumunan awak media yang berusaha meminta keterangan.

Ketegangan terjadi setelah Jaksa Penuntut Umum secara tegas melarang Nadiem memberikan pernyataan kepada wartawan. Petugas kejaksaan tampak membentuk barikade rapat, mempercepat langkah terdakwa menuju area aman.


Situasi tersebut langsung menuai protes kuasa hukum Nadiem, Ari Yusuf Amir. Dia menilai pelarangan berbicara kepada publik merupakan tindakan berlebihan dan berpotensi melanggar hak dasar terdakwa.

Kuasa hukum juga menegaskan bahwa kliennya tidak bermaksud mengganggu proses persidangan, melainkan hanya ingin memberikan klarifikasi singkat kepada publik terkait dakwaan yang dibacakan jaksa.

Hingga akhirnya, Nadiem tetap meninggalkan area pengadilan tanpa sepatah kata pun. Sementara itu, aparat keamanan berupaya menenangkan situasi dan meminta awak media untuk mundur guna mencegah kericuhan lebih lanjut.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya