Berita

Kuasa hukum Roy Suryo cs, Ahmad Khozinudin. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Roy Suryo Cs Bukan Pion Politik Orang Besar

MINGGU, 04 JANUARI 2026 | 01:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tuduhan orang besar di balik kasus ijazah yang kerap dilontarkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi, selain merusak reputasi Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), juga merendahkan nilai-nilai perjuangan Roy Suryo cs.

"Padahal klien kami sedang gigih-gigihnya membongkar kasus ijazah palsu Jokowi," kata kuasa hukum Roy Suryo cs, Ahmad Khozinudin dalam keterangannya, dikutip Minggu 4 Januari 2025.

Menurut Khozinudin, tuduhan orang besar di balik kasus ijazah membuat seolah-olah Roy Suryo cs hanyalah pion politik yang dikendalikan.


"Padahal itu tidak benar," tegas Khozinudin.

Selain itu, Khozinudin menuntut Jokowi gentleman membuka nama siapa orang besar yang sering disebutnya dalam kasus dugaan ijazah palsu.

"Karena dalam kasus ijazah palsu, Jokowi selalu menolak menunjukan ijazahnya dengan dalih 'siapa yang mendalilkan maka dia wajib membuktikan'," kata Khozinudin.

Dalam kasus tuduhan orang besar, menurut Khozinudin, beban pembuktian itu ada pada Jokowi. Karena Jokowi yang pertama kali mendalilkan ada orang besar, maka dia yang harus membuktikannya.

Khozinudin mengaku mengapresiasi langkah hukum yang telah ditempuh oleh Tim Hukum SBY. 

"Somasi diharapkan juga bisa mengakhiri tuduhan Jokowi sendiri yang berulangkali menarasikan ada orang besar dibalik kasus ijazah palsunya," pungkas Khozinudin. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya