Berita

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat, 2 Januari 2026. (Foto: Youtube BNPB)

Nusantara

Distribusi BBM Lewat Jalur Udara Terus Digencarkan di Aceh

SABTU, 03 JANUARI 2026 | 00:25 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Distribusi bahan bakar minyak (BBM) pada wilayah terdampak bencana di Aceh, hingga awal tahun 2026 ini masih belum optimal dilakukan via jalur darat oleh pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat, 2 Januari 2026.

Dia menjelaskan, kondisi geografis di Aceh sejak akhir tahun 2025 hingga awal tahun ini masih dilanda hujan dan berakibat pada banjir yang juga membuat penanganan pasca bencana belum maksimal dilakukan.


"Selain proses pembersihan ini untuk distribusi energi juga terus kita optimalkan. Seperti kita ketahui kemarin, sebenarnya untuk akses dari Bireuen atau Lhokseumawe ke daerah Aceh Tengah dan Bener Meriah itu akses darat sudah full," ujar Abdul Muhari dikutip melalui kanal Youtube BNPB. 

Beberapa daerah lainnya, dia pastikan juga telah dilakukan Distribusi BBM via jalur darat. Akan tetapi, didapati kendala dalam proses pengirimannya. 

"Untuk truk BBM sudah kita uji cobakan masuk lewat jalur darat, dan itu beberapa kali sudah mulai berhasil. Tetapi tentu saja pada kondisi-kondisi tertentu," urai Abdul Muhari.

"Misalkan pada kondisi hujan turun dengan intensitas sedang hingga lebat, ini masih berpengaruh pada kualitas jalan yang pada umumnya masih pemadatan dari material-material longsoran," sambungnya. 

Oleh karena itu, Abdul Muhari mengungkapkan langkah percepatan dalam pendistribusian BBM ke daerah-daerah terdampak bencana Sumatera yang masih sulit diakses oleh tim.

"Sehingga untuk distribusi BBM ini selain jalur darat yang kita trial beberapa kali, ini masih tetap kita lakukan dengan jalur udara melalui Bandara Rembele, total distribusi BBM ke Aceh Tenggara dan Bener Meriah hingga 31 Desember itu sudah 116.200 liter atau 581 drum," jelas dia.

"Ini secara total dari awal hingga tanggal 31 Desember kemarin," demikian Abdul Muhari.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya