Berita

Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma. (Foto: Dispenal)

Pertahanan

Laksdya Erwin Titipkan Pesan Menyentuh ke Pejuang Kemanusiaan TNI AL

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 19:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Suasana di hanggar helikopter KRI dr. Soeharso (SHS)-990 terasa berbeda pekan lalu. Di tengah kesibukan misi kemanusiaan di Sumatera, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma hadir untuk meninjau kesiapan, sekaligus memberikan semangat bagi para prajuritnya.

Berdiri di hadapan awak KRI dr. Soeharso dan KRI Sutedi Senoputra (SSA)-378, Wakil KSAL menyampaikan rasa bangganya atas peran vital TNI AL di tengah situasi bencana alam. 

Ia melihat betapa kehadiran rumah sakit terapung tersebut telah menjadi sandaran harapan bagi warga yang kesulitan mengakses layanan medis di darat akibat bencana.


"Saya tahu kalian lelah, jauh dari keluarga, dan bekerja di tengah kondisi yang tidak menentu. Tapi lihatlah senyum masyarakat yang terbantu oleh tangan-tangan kalian. Itulah arti sebenarnya dari pengabdian kita," ujar Laksdya Erwin dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 1 Januari 2026.

Tak hanya berbicara soal operasional, jebolan AAL 1991 ini juga mengingatkan para prajurit untuk tetap menjaga kesehatan dan solidaritas. 

Baginya, secanggih apa pun alutsista yang dimiliki, nyawa dan semangat prajurit adalah aset yang paling berharga bagi negara. 

Sebagai bentuk perhatian dari pemimpin TNI AL, dalam kesempatan ini Wakil KSAL menyerahkan cenderamata kepada para prajurit yang bertugas di lokasi terdampak bencana alam. 

Senada dengan itu, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali selalu menekankan bahwa profesionalisme prajurit harus tumbuh beriringan dengan empati. 

Menurutnya, kesigapan TNI AL dalam merespons bencana bukan hanya soal kecepatan mesin, tapi soal ketulusan hati para personelnya dalam menjaga dan melindungi rakyat.

Kunjungan hari itu menjadi pengingat sederhana: bahwa di balik gagahnya kapal perang dan seragam loreng, ada hati yang selalu siap bergerak demi kemanusiaan.


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya