Berita

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif. (Reuters)

Dunia

Pakistan Nyatakan Dukungan ke Arab Saudi Setelah Serangan Yaman

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 19:31 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan dukungan terhadap Arab Saudi di tengah meningkatnya ketegangan regional pasca pengeboman di wilayah konflik tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Sharif dalam percakapan telepon dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman pada Rabu, 31 Desember 2025, atau tepat sehari setelah Riyadh mengebom pengiriman senjata Uni Emirat Arab di kota Pelabuhan Mukalla, Yaman Selatan.

"Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif melakukan percakapan telepon dengan Yang Mulia Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud, Putra Mahkota dan Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi," demikian pernyataan Kantor Perdana Menteri Pakistan, dikutip Kamis, 1 Januari 2026. 


Di tengah eskalasi konflik kawasan, Sharif menekankan pentingnya persatuan dunia Islam.

"Perdana Menteri menekankan perlunya menjaga persatuan dan keharmonisan di antara umat Islam, di tengah berbagai tantangan saat ini," bunyi pernyataan itu.

Di saat yang sama, Kementerian Luar Negeri Pakistan juga menyampaikan keprihatinan atas kekerasan yang kembali terjadi di Yaman. Islamabad memperingatkan tindakan sepihak di negara yang dilanda perang itu berpotensi memperparah konflik dan mengganggu stabilitas kawasan. 

Dalam pernyataannya, Kemlu Pakistan menegaskan kembali dukungan terhadap keamanan Kerajaan Arab Saudi serta persatuan dan integritas wilayah Yaman.

Sebagai catatan, Arab Saudi selama ini menjadi pemasok minyak utama bagi Pakistan dan telah mengucurkan pinjaman miliaran dolar untuk membantu Islamabad menghadapi krisis ekonomi dan menghindari gagal bayar utang luar negeri.

Kedua negara juga menandatangani perjanjian pertahanan bersama pada September lalu yang menyatakan bahwa serangan terhadap salah satu pihak dianggap sebagai serangan terhadap keduanya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya