Berita

Anggota Komisi XII DPR RI, Junaidi Auly. (Foto: Humas PKS)

Politik

GeoRIMA Harus Jadi Alat Mitigasi Bencana Bukan Sekadar Peta Investasi

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 12:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Inovasi seperti GeoRIMA (Geological Resources of Indonesia Multiplatform Application) tidak dapat dipisahkan dari realitas meningkatnya bencana lingkungan yang dihadapi Indonesia saat ini. 

GeoRIMA digunakan untuk memberikan informasi kepada masyarakat umum mengenai keberadaan potensi mineral, batubara dan panas bumi di seluruh wilayah Indonesia.

Berbagai kejadian banjir, longsor, dan degradasi ekosistem menunjukkan bahwa persoalan utama bukan semata faktor alam, melainkan lemahnya tata kelola ruang dan sumber daya alam.


Dalam konteks tersebut, keterbukaan data geologi dan sumber daya yang ditawarkan oleh Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara, dan Panas Bumi (PSDMBP) Badan Geologi Kementerian ESDM melalui inovasi aplikasi GeoRIMA seharusnya menjadi alat negara untuk mencegah risiko, bukan sekadar mempermudah eksploitasi. 

Anggota Komisi XII DPR RI, Junaidi Auly, memandang setiap data potensi mineral, batubara, dan energi yang dibuka ke publik harus dibaca bersamaan dengan data kerentanan lingkungan dan daya dukung wilayah. Ketika bencana terus berulang di berbagai daerah, negara tidak boleh lagi memisahkan kebijakan investasi dari tanggung jawab ekologis.

Menurutnya, GeoRIMA seharusnya dimanfaatkan sebagai instrumen perencanaan yang membantu pemerintah menghindari penerbitan izin di kawasan rawan bencana, daerah resapan air, serta wilayah yang memiliki fungsi lindung strategis.

Dari sisi anggaran dan pengawasan, meningkatnya bencana juga menjadi pengingat bahwa biaya pemulihan lingkungan dan sosial sering kali jauh lebih besar dibandingkan manfaat ekonomi jangka pendek. 

Karena itu, Junaidi Auly mendorong agar keterbukaan data di sektor ESDM diimbangi dengan penguatan pengawasan lapangan serta penegakan kewajiban reklamasi dan pascatambang.

“Transparansi yang tidak diikuti dengan pengendalian justru berpotensi mempercepat kerusakan lingkungan, yang pada akhirnya dibayar mahal oleh masyarakat melalui bencana dan krisis sosial,” tegas Junaidi, Kamis, 1 Januari 2026.

Dalam situasi Indonesia yang semakin rentan terhadap bencana hidrometeorologi dan ekologis, Junaidi Auly, yang akrab disapa Bang Jun, menegaskan bahwa GeoRIMA harus menjadi bagian dari kebijakan mitigasi risiko nasional. 

Data yang tersedia perlu benar-benar dimanfaatkan untuk melindungi ruang hidup rakyat, menjaga keseimbangan lingkungan, dan memastikan pembangunan ekonomi tidak menambah beban bencana di masa depan.

Dukungan parlemen terhadap GeoRIMA, menurutnya, berpijak pada satu prinsip utama, yakni pengelolaan sumber daya alam harus memperkuat ketahanan bangsa, bukan menciptakan kerentanan baru.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya